SEMARANG, SATELITPOST-Dua polisi dari Polres Banjarnegara dilaporkan oleh seorang karyawati bank ke Polda Jawa Tengah, Selasa (2/5). Dua polisi yang dilaporkan tersebut berinisial ES dan AS. Adapun pelapor bernisial WW.

 

ES yang juga mantan suami siri WW dilaporkan karena dituding melakukan penipuan dan pencemaran nama baik. Sementara AS diadukan karena melakukan pencemaran nama baik.

 

Kasus ini bermula ketika WW dituding merekam, menyimpan, dan menyebarkan video mesum dengan ES. Kemudian, AS ngebet ingin melihat video mesum antara WW dengan ES. Padahal, WW sudah menegaskan bahwa tak pernah ada video mesum tersebut.

 

Bahkan, AS terus mendesak agar bisa melihat video mesum yang oleh WW memang tidak pernah ada. “Ayo to, aku delok sitik videone (ayo dong lihat sedikit videonya, red). Begitu katanya AS. Mulanya bertanya-tanya lewat BBM saya jawab tidak ada. Lalu tanya lagi pas ketemu di rumah dan kantor saya, sampai terdengar orang-orang sekitar saya,” kata WW.

 

Bahkan, AS telah menyebarkan informasi soal video mesum itu ke rekan sejawatnya. “Saya ingin polisi-polisi bermulut comberan itu ditindak sesuai hukum yang berlaku,” kata dia seperti diberitakan Tribunnews.

 

Sementara terkait ES, mantan suami sirinya, WW mengatakan bahwa mereka berhubungan sudah lama. Namun belakangan ES diketahui memiliki istri. “Dia janji mau menceraikan istrinya, lalu menikahi saya,” katanya. Namun ternyata janji-janji itu tidak kesampaian, meski dikatakan WW, ES kerap meminta sejumlah uang bahkan mencapai sekira Rp 100 juta.

 

Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Djarod Padakova mengaku akan mendalami laporan tersebut. Pihak Polda juga akan mengonfirmasi pada Polres Banjarnegara. Sebab, sebelumnya WW mengaku sudah melaporkan kasus itu ke Polres Banjarnegara. “Polda juga akan mengkonfirmasi ke Polres Banjarnegara, apakah penanganan laporan tersebut sudah berjalan dan sampai dimana. Kita akan panggil penyidik Polres Banjarnegara,” ujarnya. (lil)

 

 

Komentar

komentar

LEAVE A REPLY