Ilustrasi Grafis Boodie Sipon

PURBALINGGA, SATELITPOST-KPU Purbalingga melakukan verifikasi faktual terkait anggota partai politik (parpol) untuk keperluan Pemilu 2019. Hal ini dilakukan karena ada 406 nama anggota parpol yang ganda. Artinya, 406 orang itu diduga memiliki dua partai atau ada nama ganda dalam satu partai.

Ada 70 nama tidak ketemu bahkan sudah sampai dilakukan verifikasi faktual dua kali, tetap tidak bisa ditemui.

Mey Nurlela
Komisioner KPU Purbalingga

Dari hasil verifikasi faktual yang sudah dilakukan, ada 70 anggota parpol yang misterius karena tak teridentifikasi. “Dari 406 nama ganda telah diverifikasi secara faktual, dengan mendatangi alamat yang tertera. Namun, ada 70 nama tidak ketemu bahkan sudah sampai dilakukan verifikasi faktual dua kali, tetap tidak bisa ditemui,” kata Komisioner KPU Purbalingga, Mey Nurlela, Senin (13/11).

Hanya saja, KPU tak membeberkan secara rinci berasal dari parpol mana saja 70 orang yang teridentifikasi tersebut. Namun, Mey mengatakan bahwa masalah 70 anggota ‘misterius’ itu tersebar di banyak parpol. Karena itu, pada hari ini, parpol yang memiliki anggota ‘misterius’ diminta menghadirkan anggota tersebut ke KPU.

Hari ini, lanjut Mey, semua parpol akan dipanggil ke KPU dengan menghadirkan nama anggota yang ganda. Baik ganda pada internal parpol, maupun lintas parpol. Jika parpol tidak bisa menghadirkan, maka otomatis nama tersebut akan dicoret dari keanggotaan parpol. “Diharapkan besok (13/11) sudah clear, ” ujarnya.

Dalam hal anggota parpol yang tak terdeteksi, KPU Purbalingga memiliki pandangan kemungkinan. Mey mengatakan, nama ganda yang tidak ditemukan oleh KPU, saat verifikasi faktual, kemungkinan karena sudah pindah alamat, atau merantau. Namun kepindahan tersebut tanpa sepengetahuan pihak desa. Sehingga tidak bisa dilacak keberadaannya.  “Mungkin pindah rumah, tapi tidak diketahui oleh pihak desa, atau mereka sedang merantau,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, KPU Kabupaten Purbalingga melakukan tahap verifikasi administrasi kartu tanda anggota (KTA) parpol. Petugas menemukan ada ratusan nama ganda, baik pada internal parpol maupun lintas parpol. Dari ratusan nama ganda tersebut, tiga nama yang diindikasikan yang berstatus PNS TNI/Polri.

Mey Nurlela, mengatakan pihaknya telah melakukan tahan verifikasi administrasi. Hasilnya, ditemukan ada 406 nama ganda. Sehingga dilakukan verifikasi faktual dengan mendatangi alamat nama-nama tersebut. Tujuannya untuk memastikan validitas data. “Ada 406 nama ganda, baik dalam satu parpol maupun pada lintas parpol. Ada 3 nama yang terindikasi dari datanya merupakan PNS TNI  atau Polri,” kata Mey Nurlela, Rabu (8/11).

Sementara Ketua Panwaslu Purbalingga Imam Nurhakim mendukung langkah KPU. Menurutnya, KPU sudah melaksanakan tugas sesuai dengan semestinya. “Karena sudah dua kali disamperin alamatnya dan tidak ketemu, jadi kami tidak mempermasalahkan parpol sendiri yang suruh menghadirkan nama anggotanya itu,” katanya. ([email protected])

Komentar

komentar

BAGIKAN