SEJUMLAH petugas Satpol PP merazia tempat karaoke rumahan yang kedapatan buka dalam bulan Ramadan di Desa Panerusan Wetan, Susukan, Senin (12/6) malam. SATELITPOST/GATOT HC

BANJARNEGARA, SATELITPOST-Sebuah tempat karaoke di Desa Panerusan Wetan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, ditertibkan Satpol PP Banjarnegara, Senin (12/6) malam. Karaoke tersebut melanggar edaran bupati tentang imbauan agar hiburan malam atau karaoke dilarang buka selama Ramadan.

 

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Banjarnegara, Suroso mengatakan, informasi awal soal karaoke yang buka di bulan Ramadan itu didapatkan dari warga. Warga menginformasikan ada karaoke di Desa Panerusan Wetan yang tetap buka di bulan Ramadan.

 

Karena itu, Satpol PP languang mengadakan pengecekan di lokasi yang dimaksud. “Setelah kami klarifikasi kepada si pemilik, ternyata mengakui jika memang dirinya tetap menjalankan usahanya, tapi hanya tidak menggunakan pemandu lagu,” katanya, Selasa (13/6).

 

Tempat karokenya, kata dia, berada di lantai dua rumah pemiliknya. Dengan dasar temuan tersebut, sebanyak 2 unit CPU disita dan dua room karoke disegel oleh Satpol PP. Sebagai antisipasinya, pihaknya akan terus melakukan patroli hingga ke pelosok untuk menegakkan peraturan daerah.

 

“Pemilik karoke harus menjalani pembinaan dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi. Selain itu, hingga tahun 2019, Banjarnegara dilarang berdiri usaha karoke baru,” katanya.

 

Ridwan, warga Desa Penawangan Kecamatan Madukara mengatakan, sangat memberikan apresiasi terhadap ketegasan yang dilakukan oleh Satpol PP Banjarnegara. Namun, kata dia, jika sejak awal sudah dilakukan patroli rutin dan menyentuh hingga pelosok, tentu tidak akan muncul di tengah jalan.

 

“Apapun, Satpol hebat dan tegas. Namun, sebaiknya jangan hanya menunggu laporan warga saja dalam bertindak namun lebih dari mempertajam fungsi patroli wilayah agar menjadi antisipasi munculnya penyakit masyarakat,” katanya. (gat)

 

 

 

 

 

Komentar

komentar

LEAVE A REPLY