Kondisi bus usai bertabrakan dengan truk di jalur Bayeman, Purbalingga, Rabu (15/11).SATELITPOST/AMIN
Kondisi bus usai bertabrakan dengan truk di jalur Bayeman, Purbalingga, Rabu (15/11).SATELITPOST/AMIN

PURBALINGGA, SATELITPOST –  Tikungan tengkorak di jalur Bayeman,  wilayah Karangreja Kabupaten Purbalingga kembali memakan korban. Rabu (15/11) kecelakaan maut terjadi antara bus Amira nopol R 1498 EA dengan truk bermuatan pupuk kandang, nopol K 1832 DH. Akibat kerasnya benturan, sopir bus atas nama Sanmai (50) meninggal dunia. Semetara, lima penumpang lainnya mengalir luka-luka. Begitu juga dengan sopir truk yakni Sukar (52) yang selamat dari peristiwa tersebut.

Seorang saksi kejadian, Narto warga setempat mengatakan, kedua kendaraan datang dari arah Utara. Awalnya bus berada di belakang truk. Kemudian bus bermaksud mendahului laju truk. Namun, saat bersamaan ada sepeda motor yang datang dari arus berlawanan. Jarak yang sudah sangat dekat, menjadikan bus benturan dengan truk.

“Sama-sama dari Utara, Bis nyalip truk, tapi dari arah berlawanan ada sepeda motor, terus bus nyenggol truk, truk oleng kiri dan bus oleng ke kanan. Truk nabrak tebing batu sedangkan bus terguling,” katanya, kemarin.

Sepengetahuan Narto, di dalam bus ada sekitar delapan orang. Termasuk sopir dan kondekturnya. Sedangkan truk hanya ada sopir saja. Selain sopir bus, penumpang lainnya selamat dari peristiwa tersebut. Begitu juga dengan sopir truk. “Sopir bus sepertinya meninggal, ada didekat pintu. Penumpang selamat hanya luka-luka benjol sepertinya. Kalau sopir truk selamat.” Ujarnya.

Kasat Lantas Polres Purbalingga AKP Sukarwan ditemui di lokasi kejadian menyampaikan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.30 wib. Saat itu kondisi lalu lintas lancar. Awalnya kedua kendaraan saling beriringan dari arah utara. Saat hendak mendahului, ada sepeda motor dari arah berlawanan.

“Awalnya saling beriringan, bus mendahului truk tapi saat itu ada sepeda motor dari arah berlawanan, sehingga senggolan antara bus dan truk,” ujarnya.

Diketahui, sopir bus Amira jurusan Purwokerto-Pemalang yang meninggal atas nama Sanmai, warga Ransusongkal Kabupaten Pemalang. Sedangkan sopir truk atas nama Sukar warga Desa Rogomulyo RT 04 RW 03 Kecamatan Kayen Kabupaten Pati. Para penumpang bus masing-masing adalah Abdul Haris, (28) Desa Bulakan Belik, Raharjo (44) asal Comal, Sigit Pujiono (36)Belik Pemalang. Sedangkan kernet yakni Mulyani (36) asal Bobotsari.

“Penumpang dan kernet bus mengalami luka ringan, memar dan lecet di bagian tubuh, dilarikan ke Puskesmas terdekat. Sedangkan sopir bus di bawa ke RS Goeteng Purbalingga,” kata dia.

Terjadinya kecelakaan tersebut menyebabkan arus lalu lintas sempat macet total. Pasalnya, posisi bus terguling dan melintang di sebagian ruas jalan. Arus lalu lintas kembali normal, sekitar satu jam, setelah bus dievakuasi. Saat ini, peristiwa tersebut masih ditangani oleh unit lantas polres Purbalingga. Dua kendaraan tersebut mengalir kerusakan pada bagian depan. Diprediksi, kerugian materi yang dialami atas peristiwa diprediksi sekitar Rp 10 juta.  “Kerugian materi diprediksi sekitar Rp 10 jt,” ujarnya. (min)

Komentar

komentar

BAGIKAN