PEMAIN PSCS (biru) berebut bola di udara dengan pemain Persibat Batang dalam lanjutan Liga 2 Indonesia di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Rabu (3/5). SATELITPOST/ANANG FIRMANSYAH

CILACAP, SATELITPOST-Kesebelasan PSCS Cilacap harus tertahan di kandang sendiri saat menjamu Persibat Batang dalam laga lanjutan Kompetisi Liga 2 di Stadion Wijayakusuma, Rabu (3/5) sore. Laga berakhir dengan kedudukan 0-0.

 

Dari jalannya pertandingan, sejak peluit tanda babak pertama ditiupkan wasit, para punggawa PSCS langsung tampil menggebrak. Permainan cepat diawal-awal laga langsung diperagakan Ugiek dkk.

 

Hasilnya, peluang emas pun tercipta pada menit ke 5 saat sang kapten Jimmy Suparno melepaskan tendakan keras kaki kanannya dari luar kotak pinalti. Namun sayang, tembakan terukur Jimmy masih bisa dimentahkan kiper Persibat, Sendri Johansyah.

 

Memasuki menit ke 10, Persibat Batang yang mulai memperlambat tempo permainan, membuat para pemain PSCS frustasi. Tim berjuluk Hiu Pantai Selatan ini pun mulai kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan, beberapa para pemain PSCS kerap salah dalam mengumpan.

 

Meski memainkan tempo lambat, Persibat bukan tanpa perlawanan. Tim yang mengenakan kostum warna merah itu pun sempat menciptakan peluang dengan memanfaatkan serangan balik. Namun rapatnya pertahanan PSCS yang dikomandani Sugiyanto, membuat serangan Persibat selalu kandas.

 

Di 15 menit jelang babak pertama berakhir, pemain PSCS, Sugiyanto nyaris menjebol gawang Persibat. Sugiyanto yang turut maju membantu serangan, melepaskan tendangan keras dari luar kotak pinalti. Namun sayang, sepakan Sugiyanto masih melenceng tipis di atas mistar Persibat.

 

Di sisa lima menit akhir, Pelatih PSCS memasukkan M Arifin. Masuknya Arifin membuat serangan PSCS lebih hidup. Namun sejumlah peluang yang tercipta di jantung pertahanan Persibat tak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain PSCS. Hingga babak pertama berakhir, kedudukan tetap sama kuat 0-0 untuk kedua kesebelasan.

 

Memasuki babak kedua, PSCS yang tak mau malu di depan ribuan pendukungnya, langsung memperagakan permainan cepat. Bola-bola pendek dari kaki ke kaki mulai diperagakan Jimmy dkk.

 

Peluang pertama pun tercipta pada menit ke 13 saat stiker PSCS Andri Arianto mendapat umpan matang dari sektor sayap. Andri yang berlari menyambut umpan Saeful Bahri,  berhasil menyambar bola dengan kepalanya. Namun sayang, heading Andri masih melebar tipis di sisi kiri gawang Persibat.

 

Serangan bertubi-tubi terus dilakukan para pemain PSCS untuk mencetak gol. Namun ketatnya pertahanan Persibat karena hampir seluruh pemainnya turun ke jantung pertahanan, membuat pemain PSCS kesulitan mencetak gol.

 

Meski terus mengurung pertahanan Persibat, namun para pemain PSCS tak mampu mencetak gol hingga babak kedua berakhir. Kedudukan pun tetap sama kuat 0-0.(ron)

 

Komentar

komentar

LEAVE A REPLY