MASJID Akhmad Kadyrov di Chechnya. FOTO NET

CHECHNYA adalah wilayah yang terkenal karena terjadinya peperangan. Hal ini terjadi karena mereka ingin merdeka dari Rusia. Karena itu, peperangan antara pejuang kemerdekaan dengan Rusia terus berkecamuk.

 

Setelah semuanya reda, Chechnya pun saat ini dikenal sebagai bagian dari Rusia. Namun begitu, masih ada juga gerakan untuk membuat Chechnya merdeka. Berbeda dengan induknya, Rusia, Chechnya adalah bagian yang mayoritas pendudukanya Islam. Sebanyak 95 persen penduduk Chechnya beragama Islam.

 

Islam masuk di Chechnya pada abad 16-19. Kebanyakan muslim di Chechnya menganut mazhab Syafii, satu dari empat mazhab yang terkenal dalam Islam. Nuansa Islam di Chechnya sangat terlihat, satu di antaranya melalui nama penduduknya.

 

Irusa.org, menyebutkan ada penamaan unik pada anak-anak di Chechnya, khususnya mereka yang lahir pada bulan Ramadan. Ada dua nama yang populer diberikan pada bayi yang lahir pada bulan Ramadan. Nama tersebut adalah Ramzan bagi anak laki-laki dan Marha bagi anak perempuan. Kedua nama itu berarti ‘Ramadan’.

 

Orang-orang di Cechnya mengungkapkan jika ada anak lahir pada bulan Ramadan, maka dua nama itu adalah nama terbaik yang bisa diberikan. Bahkan, pada sebuah bulan Ramadan, setengah dari bayi yang lahir pada sebuah rumah sakit di Chechnya diberi nama Ramzan dan Marha. Bahkan, pemimpin Chechnya saat ini, juga memiliki nama Ramzan, lengkapnya Ramzan Kadyrov. Dia termasuk pemimpin yang masih muda karena baru berusia 40 tahun.

 

Di bulan Ramadan, ada sukarelawan yang mendistribukan makanan pada penduduk di Grozny, ibu kota Chechnya. Satu di antaranya adalah Ramzan Mutalipova. Dia membawa mobil mini dari gudang untuk didistribusikan pada warga yang berhak menerima makanan di bulan Ramadan. (lil/berbagai sumber)

Komentar

komentar