PEMAIN PSCS (biru) berebut bola dengan pemain Persibat Batang dalam lanjutan Liga 2 Indonesia di Stadion Wijayakusuma Cilacap, Rabu (3/5). SATELITPOST/ANANG FIRMANSYAH

CILACAP, SATELITPOST-Para punggawa PSCS Cilacap diminta segera bangkit dan menatap laga selanjutnya usai ditahan imbang Persibat Batang di kandang sendiri. Pasalnya, laga berat bertajuk derby ngapak melawan Persibas Banyumas sudah di depan mata.

Manajer PSCS Cilacap, Bambang Tujiatno ST MM mengatakan, raihan satu poin kala menjamu Persibat memang cukup disayangkan. Mengingat kesebelasan Persibat tidak tampil apik. Akan tetapi, para pemain PSCS tak mampu memanfaatkan momentum tersebut untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan.

 

“Tetap kita syukuri dapat satu poin. Kami minta seluruh pemain lupakan pertandingan kemarin. Ayo bangkit dan bersiap melawan Persibas. Kita harus tunjukkan siapa tim terkuat di seantero Banyumas raya ini,” katanya.

 

Bambang mengatakan, dalam laga mendatang, para pemain tidak boleh melakukan hal-hal yang tidak perlu. Pemain harus fokus untuk terus menyerang dan mencetak gol. Permainan cepat yang biasa diperagakan, harus kembali dilakukan kala meladeni tuan rumah Persibas.

 

“Dari tiga laga yang sudah kita lakoni, permaian kemarin cukup menurun. Ini tidak boleh terulang lagi. Untuk itu, pemain harus lebih bekerja keras lagi agar bisa meraih hasil yang maksimal,” ujarnya.

 

Disinggung soal organisasi permainan yang masih kurang baik, Bambang mengaku jika hal itu menjadi evaluasi pelatih. Selain itu, kreatifitas para pemain juga akan terus di asah di sisa waktu yang ada jelang lawatan ke Banyumas.

 

“Semua akan dievaluasi. Tak hanya organisasi permainan, soal finishing touch juga akan kita perbaiki. Kita memang belum pernah kebobolan dalam  tiga laga yang dijalani, akan tetapi kita juga kesulitan mencetak gol ke gawang lawan. Hal ini terlihat dari minimnya gol yang kita lesakkan, karena baru dua gol dari tiga pertandingan. Ke depan, para pemain harus lebih haus gol agar PSCS bisa selalu meraih kemenangan,” katanya.(ron)

Komentar

komentar

LEAVE A REPLY