Karim Benzema dan Kevin Gameiro

MADRID, SATELITPOST-Derby Madrid akan tersaji di semifinal Liga Champions. Rabu (3/5), Real Madrid akan menjamu Atletico Madrid di leg pertama. Sepekan berselang Atletico Madrid akan menjadi tuan rumah.

 

Jelang leg pertama, personel kedua tim sama-sama waspada. Bagi kedua tim laga ini akan jadi laga yang berat dan tak mudah dimenangkan. “Ini akan jadi laga yang sulit. Seperti laga terakhir antara dua tim,” kata bek Real Madrid Dani Carvajal seperti diberitakan sports.abs-cbn.com.

 

Seperti diketahui, laga terakhir keduanya memang berlangsung ketat. Pada 8 Maret lalu di ajang La Liga, Madrid ditahan Atletico Madrid 1-1. Saat itu, Madrid yang kelihatannya akan menang malah kehilangan tiga poin di lima menit terakhir. Gol Pepe di menit 52 dibalas oleh gol penyerang Atletico Madrid, Antoine Griezmann menit 85.

 

Gelandang Atletico Madrid Saul Niguez mengatakan, timnya akan memanfaatkan sekecil apapun kesempatannya untuk memenangkan pertandingan. “Namun, ini akan jadi laga sulit bagi kedua tim,” katanya.

 

Khusus bagi Atletico Madrid, laga ini adalah kesempatan bagi mereka untuk melakukan pembalasan setelah di musim lalu secara menyakitkan kalah dari Real Madrid melalui adu penalti. Saat itu di waktu normal kedua tim berbagi angka 1-1. Kemudian di adu penalti, Juanfran gagal membuat gol bagi Atletico sehingga Madrid pun menang 5-3.

 

Kekalahan itu membuat Atletico untuk kedua kalinya dalam tiga tahun, gagal juara Liga Champions di tangan Madrid. Pada final Liga Champions 2014, Atletico Madrid juga kalah. Saat itu, Atletico Madrid bahkan unggul sampai menit 90. Sayangnya di waktu tambahan Madrid menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Di babak perpanjangan waktu, Madrid membobol gawang Atletico tiga kali sehingga Madrid juara Liga Champions.

 

Jelang lawan Madrid, Atletico pun memiliki modal yang bagus. Di ajang La Liga, akhir pekan lalu, anak asuh Diego Simeone tersebut mampu membabat Las Palmas 5-0. Bagi Simeone, anak asuhnya melakukan tugas dengan baik karena di pekan sebelumnya mereka kalah 0-1 dari Villarreal.

“Saya tak pernah bosan memuji pemain, mereka membikin bangga. Empat hari setelah kekalahan para pemain langsung membunuh pertandingan (unggul dan membuat lawan kesulitan membalas, red) dalam 18 menit. Itu berarti hanya satu kata, tim,” kata Simeone seperti diberitakan marca.

 

Di sisi lain, Real Madrid juga mendapatkan hasil maksimal di La Liga. Sekalipun berat, Madrid akhirnya bisa mengakhiri perlawanan Valencia. Madrid menang 2-1. Pelatih Madrid, Zinedine Zidane mengatakan, kemenangan atas Valencia menunjukkan kelas Madrid. “Kami mampu membuktikan siapa kami. Bahkan, ketika main di kandang sendiri sangat sulit untuk mengalahkan kami,” kata Zidane.

 

Di musim ini, Madrid memang sulit dikalahkan di kandang. Di musim ini di segala ajang resmi, Madrid hanya dua kali kalah di kandang. Pertama kalah dari Celta Vigo 1-2 di ajang Copa del Rey dan kedua kalah dari Barcelona 2-3 di ajang La Liga. (lil)

 

Komentar

komentar