WARGA membuat gula kelapa di Kecamatan Pekuncen, beberapa waktu lalu. SATELITPOST/IMANI

PURWOKERTO, SATELITPOST-Paguyuban petani gula kepala yang ada di Kabupaten Banyumas mendorong agar petani gula kelapa bisa mempersiapkan dirinya untuk menghadapi hari tua, dari mulai menabung, memperluas lahan hingga mengikuti program Jaminan Hari Tua (JHT).

Ahmad Fauzi Syahab, anggota paguyuban petani gula kelapa Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas, menyarankan agar petani gula kelapa yang saat ini masih muda dan produktif melakukan banyak hal yang bisa dipetik di hari tua.

Tidak semua orang bisa beruntung mempunyai jaminan pensiun sebagaimana PNS ataupun pekerja swasta yang mendapatkan pesangon saat memasuki masa akhir kerja, oleh karena itu kita harus bisa memikirkan hari tua dari sekarang.

“Setelah saya edukasi, beberapa petani akhirnya tertarik dan yang menjadi favorit mereka yakni perluasan lahan. Mereka paham jika perluasan lahan itu untuk berinvestasi jangka panjang,” ujarnya.

Saat ini rata-rata petani gula kelapa memiliki lahan seluas 2.000 meter persegi. Lahan seluas itu bisa ditanami sekitar 40 pohon kelapa. Setiap harinya, satu pohon kelapa bisa menghasilkan nira sekitar 7 ons. “Dalam sehari satu petani bisa menghasilkan gula kelapa rata-rata 10 kilogram. Harga gula saat ini Rp 12 ribu per kilogramnya,” kata dia.

Menurut Fauzi sekarang ini petani gula kelapa binaannya ada sekitar 300 orang. Mereka sudah tidak lagi khawatir dengan pemasaran, sebab permintaan gula kelapa tidak pernah surut. “Kami sudah bekerjasama dengan enam eksportir, dimana setiap bulan masing-masing eksportir mengambil panen kami sebanyak 2-3 kontainer,” ujarnya.(shandiyanuar@yahoo.com)

Komentar

komentar

LEAVE A REPLY