PURBALINGGA , SATELITPOST–  Tingkat kelulusan pelajar SMA / SMK atau sederajat Kabupaten Purbalingga terbilang cukup memuaskan. Dari 3.290 peserta ujian, tercatat hanya satu peserta yang dinyatakan tidak lulus.

” Sangat disayangkan ada satu pelajar dari SMAN 1 Bukateja dengan jurusan IPS yang tidak lulus,” ujar  ‎Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/MA Kabupaten Purbalingga Drs Kustomo MM kepada, Kamis (4/5).

Pelajar tersebut, lanjut Kustomo, diharuskan mengulang ujian lagi di tahun ajaran baru nanti. Dia berharap pelajar yang  tidak lulus tidak mendapat stigma negatif dari orang tua, teman-teman, maupun dari tenaga pendidik dan non pendidik di sekolahnya.

Sementara untuk peserta ujian sekolah SMK negeri maupun swasta di Kabupaten Purbalingga tercatat tingkat kelulusannya mencapai 100 persen. “Dari peserta sebanyak 5.754 semuanya dinyatakan lulus.”‎ kata Ketua MKKS SMK Kabupaten Purbalingga, Juwani MPd.

Dikatakan Juwani, pada pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA/MA tidak menemui kendala yang berarti. Hanya pada tingkat SMK sebanyak 246 siswa mesti mengikuti ujian susulan pada 18-19 April lalu. Kondisi tersebut disebabkan adaya trouble dis-system pada jurusan perbankan syariah, teknik audio visual, rekayasa perangkat lunak, dan administrasi perkantoran.

” Untuk tingkat  SMK nilai ujian nasional terbaik dicapai oleh SMKN 1 Purbalingga. Kemudian menyusul di bawahnya SMKN 3 Purbalingga, SMKN 1 Kaligondang, SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga, dan SMKN 1 Karanganyar.” katanya.

Untuk diketahui, jumlah total SMA/MA dan SMK di Kabupaten Purbalingga sebanyak 56 sekolah, masing-masing terdiri dari 16 SMA, sembilan MA, 12 SMK negeri, dan 19 SMK swasta. Lima sekolah dengan nilai rata-rata terbaik untuk jurusan IPA berturut- turut yakni SMAN 1 Purbalingga, SMAN 1 Bobotsari, SMAN 2 Purbalingga, SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga, kemudian SMAN 1 Kutasari. Sedangkan untuk jurusan IPS yakni SMAN 1 Purbalingga, SMAN 2 Purbalingga, SMAN 1 Bobotsari SMAN 1 Bukateja, lalu SMAN 1 Kejobong. (rar)

Komentar

komentar

LEAVE A REPLY