Ingin Bermanfaat pada Orang Lain

Safril Eko Santoso, Pengelola Curug Duwur

Manusia merupakan makhluk sosial. Dalam aktivitasnya selalu berinteraksi dengan manusia lain. Mulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga, lingkungan tempat tinggal, sampai lingkungan bekerja dan bermain. Dalam kehidupannya tidak ada manusia yang bisa hidup seorang diri. Ketika bisa memberikan manfaat pada orang lain, bisa menjadi hal yang membanggakan.

Oleh karena itu, hidup bermanfaat untuk orang lain menjadi dambaan banyak orang. Sekilas hal tersebut menjadi hal biasa dan mudah. Namun belum tentu dalam implementasinya. Hal itu menjadi cita-cita pria asal Bumisari Purbalingga, Safril Eko Santoso. Meski dengan keterbatasan yang ada pada dirinya, dia ingin memberikan manfaat selama hidupnya.

“Saya tidak punya apa-apa, karena saya bukan siapa-siapa. Tapi saya ingin memberikan manfaat kepada orang lain, agar hidup lebih bermakna. Minimal bisa menolong, saat orang memerlukan pertolongan,” kata Safril.

Saat ini, pria 24 tahun ini kesehariannya menyibukkan diri mengelola destinasi wisata di desanya. Keberadaan Curug Duwur Bumisari, tidak lepas dari peran Safri bersama teman-temannya mengelola. Dari yang awalnya hanya sungai biasa, kini bisa menghadirkan banyak wisata.

“Aktivitas keseharian saat ini ya ngrumat curug. Semoga saja dengan pengelolaan yang serius bisa lebih maju lagi, dan teman-teman semua tetap semangat,” kata dia.

Dia mengakui, apapun itu, ketika merintis tentu pahit. Jatuh dan bangun, pasti dialami. Hal itu dianggap menjadi sebuah cobaan, yang melelahkan. Apalagi belum bisa menghasilkan. Namun, jika pekerjaan dilakukan dengan keikhlasan menurutnya bisa meringankan beban.

“Kalau kita hanya orientasi pada hasil materil, kemungkinan besar patah semangat. Semua adalah proses dan harus dilalui. Agar tidak terlalu menambah beban, kuncinya lakukan dengan senang hati dan ikhlas,” kata dia. (min)

Komentar

komentar

BAGIKAN