Angkat dan Lestarikan Budaya

Agus Supriyono SSos MSi, Camat Kedungreja 

Euforia warga masyarakat dalam memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 72 melalui berbagai pagelaran budaya menandakan warga masih mempertahankan potensi budaya yang dimiliki. Hal itu juga sebagai gambaran karakter dari masyarakat itu sendiri.

Potensi tersebut merupakan aset yang patut di pertahankan dan dikembangkan sehingga membutuhkan kepedulian dari seluruh komponen masyarakat termasuk stakeholder setempat. Hal itu seperti yang dilakukan Camat Kedungreja  Agus Supriono SSos MSi yang tengah melakukan upaya melestarikan seni budaya masyarakat Kedungreja dengan mengangkat dan menghidupkan kembali kesenian dan budaya masyarakat yakni lomba Manggul Gabah dan Kesenian Tek-tek.

Pelaksanaan lomba Manggul Gabah yang difasilitasi satu stasiun radio menurutnya sebagai inovasi sekaligus menginspirasi budaya tersebut. Karena itu di perayaan HUT kemerdekaan RI mendatang, acara itu rencananya akan kembali dilakukan.

“Keduanya merupakan kesenian dan kebudayaan warga Kedungreja secara turun-temurun harus dilestarikan sebagai aset seni dan budaya masyarakat Kedungreja,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan lomba Manggul Gabah menggambarkan kegigihan para petani dalam bertahan hidup dengan terus bercocok tanam, terutama menanam padi.

Sedangkan Seni Tek-tek atau seni kentongan merupakan gambaran kebersamaan warga dalam menjaga lingkungan, ketertiban masyarakat melalui pengamanan swakarsa dengan melaksanakan sistem keamanan lingkungan (Siskamling).

Dia berharap dengan memfasilitasi lomba tersebut akan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk mengembangkan seni dan budaya tersebut. Harapannya seni budaya itu akan terus berkembang dari generasi ke generasi. (lim)

Komentar

komentar

BAGIKAN