PENJABAT Bupati Banjarnegara (kanan) berbincang dengan pekerja yang masih usia sekolah saat peringatan Hari Buruh Sedunia, Senin (1/5).

BANJARNEGARA, SATELITPOST-Penjabat Bupati Banjarnegara Prijo Anggoro berharap, pekerja yang masih usia sekolah mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Sehingga, mereka bisa setara dengan anak sebayanya yang belum terpaksa bekerja mencari nafkah.

Hal itu disampaikan Anggoro, saat menerima beberapa anak putus sekolah yang mengikuti jalan sehat dalam rangka  peringatan hari buruh Internasional, Senin (1/5) lalu.

Dalam agenda yang dipusatkan di komplek Stadion Soemitro Kolopaking itu, Anggoro merasa persoalan tersebut merupakan kewajiban pemerintah yang harus diselesaikan.

“Tugas kita bukan saja memikirkan anak-anak yang sudah berada di sekolah, tapi memikirkan semua anak usia sekolah,” kata Anggoro.

PJ Bupati juga memerintahkan agar dinas terkait memastikan akses pendidikan pada semua anak usia sekolah. Meski disadarinya, anak yang terlanjur putus sekolah biasanya sulit kembali melanjutkan pendidikan karena sudah merasakan bagaimana menikmati uang hasil jerih payahnya.

“Harus ada solusi kepada mereka yang kenyataannya sudah tidak bisa kembali ke sekolah. Dengan melakukan kejar paket, atau dengan melakukan kursus-kursus,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Banjarnegara, Suyatno mengatakan, sedikitnya ada 60 anak putus sekolah yang berada di luar Banjarnegara sengaja dihadirkan pada acara jalan sehat tersebut.

“Mereka ini sekarang dalam bimbingan konseling di Balai Latihan Kerja di Klampok. Tujuannya adalah agar anak-anak ini kembali mau bersekolah, karena mereka masih dalam usia sekolah,” kata Suyatno.

Menurut Suyatno, anak-anak putus sekolah tersebut sebelumnya bekerja serabutan di luar Banjarnegara. Setelah melalui pendataan, mereka dibawa pulang ke Banjarnegara karena masih di bawah umur dan masih usia sekolah.

“Kami tampung dan kami berikan daya tarik agar mereka mau kembali ke sekolah,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan olahraga Noortamami menambahkan, pemerintah daerah akan menfasilitasi anak-anak putus sekolah agar bisa kembali bersekolah melalui program paket A, B dan C, sesuai dengan usia dan masa putus sekolahnya.

“Kami akan memberikan pendampingan penuh, sebagian biaya akan kami fasilitasi,” katanya. (gat)

Komentar

komentar

LEAVE A REPLY