BUPATI Banjarnegara, Budhi Sarwono meninjau pembangunan peningkata jalan nasional di Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (7/6). SATELITPOST/GATOT HC

BANJARNEGARA, SATELITPOST-Bupati Budhi Sarwono (Wing Cin) lakukan pemantauan pengerjaan peningkatan dan perbaikan jalan nasional jalur tengah di wilayah Banjarnegara, Rabu (7/6).

“Peningkatan jalan ini harus dikebut, kami berharap H-10 lebaran nanti sudah selesai. Kalau pun belum selesai sepenuhnya, minimal sudah tidak mengganggu arus mudik,” ujar Wing Cin, saat meninjau pembangunan peningkatan jalan nasional di Kecamatan Sigaluh.

Wing Cin berharap, para pengguna jalan yang melintasi wilayah Banjarnegara, bisa menikmati perjalanan mudik dan balik dengan nyaman.

“Selain jalan, kami juga minta Dinas Pekerjaan umum melengkapinya dengan lampu penerangan jalan supaya ada rasa aman, terutama di titik rawan kecelakaan atau tindakan kriminal,” katanya.

Bupati sangat berharap para pengguna jalan bisa memaklumi jika sejauh ini arus lalu lintas sering tersendat karena ada proses pengerjaan. Budhi memberikan apresiasinya kepada pihak-pihak yang terus berupaya merampungkan pengerjaan, dengan bekerja siang dan malam.

“Masyarakat harus aktif menginformasikan kepada pemerintah terkait kondisi jalan, terutama jika didapati ada yang masih berlubang dan belum ditangani. Sehingga pemerintah bisa segera memberikan respon secepatnya,” ujarnya.

H-10 Lebaran

Sementara Project manager perbaikan jalan nasional Budi Warman mengatakan, pengerjaan peningkatakan ruas jalan nasional yang melintas di Banjarnegara memang sedang dikebut. Hingga saat ini, pelebaran jalan sepanjang 8,3 kilometer dari Sigaluh hingga Tunggoro baru diselesaikan sekitar 60  persen pengerjaan.

Sedangkan perbaikan jalan dari Banjarnegara hingga perbatasan Banyumas sejauh 50 kilometer, pengerjannya sudah hampir selesai.

Budi Warman juga memastikan, pada H-10 lebaran nanti sudah tidak ada lubang di sisi kanan dan kiri jalan.

“Sebelum lebaran sudah kami tutup pengerukan tanah di sisi kanan dan kiri jalan. Yang jelas tidak akan membahayakan pemudik,” katanya.

Budi Warman juga mengakui, masih tingginya intensitas hujan di Banjarnegara menjadi kendala dalam pengerjaan.

“Kalau cuaca mendukung, pengerjaan siang dan malam. Sementara, di titik pengerjaan diberlakukan lalu-lintas sistem buka tutup secara bergantian. Kami menggunakan traffic dan alat komunikasi untuk mengatur lalu-lintas, jadi kendaraan tetap bisa lewat di ruas jalan nasional,” ujarnya.

Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Banjarnegara Arqom mengatakan, berdasarkan informasi dari Dirjen Pekerjaan Umum, pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 55,656,090.000 untuk pelebaran jalan dari Singomerto – Tunggoro di Kecamatan Sigaluh.

Jalan tersebut lanjut Arqom, nantinya punya lebar 7 meter dan bahu jalan 1,7 meter. Sehingga, jika ditotal jalan sepanjang delapan kilometer itu memiliki lebar 8,7 meter. Selain pelebaran jalan, Dirjen Pekerjaan Umum juga melalukan perbaikan jalan nasional dari Banjarnegara hingga kecamatan Susukan.

Untuk perbaikan tersebut, pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 19 milliar. Diharapkan perbaikan jalan tersebut akan menyempurnakan peningkatan jalan nasional yang melewati jalur tengah, dari Kecamatan Susukan hingga Kecamatan Sigaluh.

“Targetnya akhir Desember nanti peningkatan jalan dari Banjarnegara hingga Susukan bisa dirampungkan,” ujarnya. (enk)

Komentar

komentar

LEAVE A REPLY