TINJAUAN kelas industri SMKN 2 Bawang dilakukan oleh sejumlah pejabat dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kamis (11/1).SATELITPOST/MAULA
TINJAUAN kelas industri SMKN 2 Bawang dilakukan oleh sejumlah pejabat dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kamis (11/1).SATELITPOST/MAULA

BAWANG, SATELITPOST-Penguatan pendidikan vokasi saat ini, coba digenjot oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dengan menggagas kelas industri. Untuk itu, SMKN 2 Bawang me-launching kelas industri di halaman sekolah, Kamis (11/1).

Wakil Kepala Bidang Humas dan Hubungan Industri SMKN 2 Bawang, Aris Budiyanto mengatakan, sebelumnya sekolah ini sudah membuka kelas industri untuk jurusan otomotif. Saat ini dibuka dua kelas industri, yakni Teknik Audio Video yang merupakan hasil kerjasama dengan Polytron dan Evercross.

“Kerja sama ini dilakukan dalam rangka revitalisasi SMK yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah,” katanya.

Diakui, sebelumnya di SMKN 2 Bawang sudah memiliki kelas serupa, yakni hasil kerjasama industri dengan Honda. Saat ini, SMKN 2 Bawang kembali membuka kelas industri untuk teknik audio video yang merupakan bagian dari revitalisasi SMK.

Dalam satu kelas industri, nantinya kurikulum yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dari perusahaan rekanan. Sehingga, lulusan dari kelas industri ini bisa langsung terserap di dunia kerja, khususnya di Polytron dan Evercross.

“Pada prinsipnya kompetensi teknik audio video itu sama, kerjasama ini juga tanpa batasan dengan perusahaan. Apa yang dipelajari di kelas industri ini, sesuai dengan apa yang dibutuhkan industri,” ujarnya.

Untuk kurikulum kelas industri ini, pihaknya akan menggunakan kurikulum teaching factory, di mana ruang kelas dibuat sama dengan dunia industri yang dibidangi. Sebelum kelas industri dibuat, staf pengajar dan siswa diberikan pelatihan oleh mitra yang diajak kerja sama. (oel)

Komentar

komentar

BAGIKAN