KEPALA Perwakilan BPK RI Pewakilan Jawa Tengah, Hery Subowo menyerahkan LHP LKPD kepada Bupati Banyumas Achmad Husein di Gedung BPK RI Perwakilan Jateng,Jalan Perintis Kemerdekaan,Semarang (7/6). foto-foto ISTIMEWA

PURWOKERTO,SATELITPOST-Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk keenam kalinya menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Banyumas Tahun Anggaran 2016 oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indoneisa (BPK RI) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Pemkab Banyumas mendapatkan opini WTP berturut-turut sejak tahun anggaran 2011.

LHP LKPD diserahkan langsung oleh  Kepala Perwakilan BPK RI Perwakilan Jawa Tengah Hery Subowo kepada Bupati Banyumas Achmad Husein dan Ketua  DPRD Kabupaten Banyumas Juli Krisdianto, Rabu sore (7/6) di Gedung BPK RI Perwakilan Jateng Jalan Perintis Kemerdekaan No. 175 Km 14 Banyumanik Semarang.

Hadir pada kesempatan ini Anggota V BPK RI Isma Yatun, Auditor Utama Bambang Pamungkas, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah dan undangan lainya. Selain Kabupaten Banyumas pada saat yang bersamaan juga diserahkan LHP LKPD dari 24 Kabupaten/Kota.

Anggota V BPK RI Isma Yatun dalam sambutannya  mengatakan, upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah, telah dapat dipertanggungjawabkan pelaksanaan APBD secara lebih transparan, akuntabel, dan juga memberi manfaat lebih, baik bagi para pemangku kepentingan, para pengguna, maupun pemeriksa laporan keuangan pemerintah.

Dari pemeriksaan oleh BPK, dari 35 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah, 30 kabupaten/kota mendapat opini WTP dan 4 masih Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan 1 masih dalam pemeriksaan.

Usai menerima opini WTP, Bupati Achmad Husein mengatakan dengan dipertahankannya opini WTP untuk keenam kalinya, merupakan wujud dari komitmen, tekad, semangat, dan kerja sama serta kerja keras dari Pemkab, seluruh jajaran DPRD, dan SKPD/OPD. Mempertahankan juga sama sulitnya dengan meraih WTP itu, karena ada daerah yang turun dari WTP kembali ke WDP.

“Komitmen eksekutif dan legislatif  yaitu penetapan Perda APBD tepat waktu, Komitmen eksekutif yaitu penyampaian LKPD tepat waktu, dan tentunya dukungan OPD.  Semoga opini WTP ini memberi nilai positif dan memberi manfaat tidak hanya Pemkab tetapi juga dirasakan masyarakat Banyumas,” kata dia.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Banyumas Irawati SE  yang turut hadir dalam penyerahan tersebut menjelaskan, pihaknya terus meng-update aplikasi keuangan sesuai standar yang ditetapkan. Selain itu pihaknya juga selalu mengumpulkan para pengelola kegiatan, untuk bersama-sama menyamakan persepsi, dan terus meningkatkan kualitas administrasi keuangan.

“Yang tak kalah pentingnya adalah koordinasi dan konsultasi dengan DPRD agar pembahasan dan penetapan yang terkait dengan APBD tapat pada waktunya, dan kita bisa melakukan,  Alhamdulillah kita bisa mempertahankan WTP itu,” kata Irawati. (adv)

Komentar

komentar