Perwarta mengabdikan Tempat Kejadian Perkara terjadinya ledakan di Jalan Yos Sudarsono, Purwokerto Barat, Kamis (4/5). SATELITPOST/ANANG FIRMANSYAH

PURWOKERTO, SATELITPOST-Sebuah ledakan terjadi di Jalan Yos Sudarso, Purwokerto Barat, tepatnya sekitar depan SMK Wiworotomo atau 300 meter sebelah barat pertigaan Kalibogor. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB itu membuat panik dan menghebohkan warga sekitar karena diduga ledakan bom.

Menurut warga sekitar lokasi, Rosyid, suara ledakan tersebut terdengar sangat keras. Saat itu dirinya sedang di dalam rumah. Kemudian ia buru-buru keluar untuk memastikan ledakan itu. Tetapi dia tidak mendapati kerusakan apa pun di sekitar lokasi.

“Waktu ada suara itu saya sedang di dalam rumah, lalu mendegar suara sangat keras seperti bom. Saya kemudian keluar rumah, tapi tidak ada apa-apa,” kata Rosyid, Kamis (4/5).

Menurut dia, ledakan diduga terjadi di tengah jalur hijau yang terdapat berbagai tanaman hias. Karena masih pagi, saat terjadi ledakan kondisi jalan masih relatif sepi dari kendaraan yang melintas. “Masih pagi. belum terlalu ramai,” ujarnya.

Di sekitar lokasi kejadian tampak beberapa tanaman rusak. Namun, tidak terdapat puing-puing bekas pecahan apa pun. Hanya ada sebuah bantal berisi kapuk (kapas) yang jebol dan berantakan.

Peristiwa yang mengegerkan masyrakat itu pun dilaporkan ke pihak kepolisian. Beberapa jam kemudian, tim Polres Banyumas datang. Namun tim yang juga dilengkapi Tim Gegana Unit 3 Purwokerto itu tidak menemukan tanda-tanda apa pun. Termasuk benda-benda yang mencurigakan di sekitar lokasi kejadian.

“Hasil olah TKP tidak ditemukan mesiu atau benda-benda elektronik yang mencurigakan. Sejumlah saksi yang kami mintai keterangan juga tidak ada yang melihat secara langsung, hanya mendengar saja,” kata Kapolres Banyumas, AKBP Azis Andriansyah.

Sampai berita ini diturunkan, polisi belum bisa memastikan penyebab suara ledakan tersebut. Dugaan sementara bantal gas atau bantal yang dibuang atau juga bahan bantal yang menimbulkan ledakan. Pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Warga diminta tidak panik dan tetap waspada di lingkungan.

“Kami belum bisa memastikan penyebab suara ledakan itu. Kemungkinan suara ledakan itu berasal dari ban kendaraan yang meletus. Dugaan lain suara ledakan itu berasal dari bantal udara yang meletus, karena di situ ditemukan kapuk bantal,” katanya.

Namun, kata Kapolres jika dilihat dari sobekan bantal yang polanya beraturan, diperkirakan suara ledakan bersumber dari gas di dalam bantal. Karena kandungan gas kecil, maka sobekan menjadi beraturan mengikuti alur jahitan.

“Kalau kandungan gasnya tinggi, ledakan lebih keras dan sobekan pada kain tidak beraturan, muncul di sana-sini serta tidak mengikuti alur jahitan. Tapi kami masih belum memastikan, kami fokus mencari keterangan dari lokasi kejadian dan mencari sampai sudut-sudut lokasi termasuk mencari CCTV di sekitar lokasi kejadian,” kata Kapolres. ([email protected])

Komentar

komentar