PURWOKERTO, SATELITPOST-Ratusan pemuda Muhammadiyah melakukan aksi kemanusiaan dan doa bersama di depan pintu gerbang Pendapa Sipanji Pemkab Banyumas, Jumat siang (8/9). Mereka mengecam kekerasan dan pemusnahan etnis Rohingnya di Rakhine State, Myanmar.

Aksi dilakukan setelah salat Jumat. Ratusan pemuda Muhammadiyah yang tergabung dalam Angkatan Muda Muhammadiyah menyatakan, aksi solidaritas ini mengecam kekejaman kemanusiaan dan menggalang bantuan serta mengirim doa.

“Dari Angkatatan Muda Muhammadiyah mengutuk, mengecam keras kekejaman kemanusiaan di Rohingnya. Sebagai warga sipil Indonesia kami hanya bisa berdoa dan mengirimkan bantuan melalui MDMC,” kata Nur Fauzi, Koordinator aksi dan ketua Angkatan Muda Muhammadiyah.

Ia mengatakan, Angkatan Muda Muhammadiyah yang tergabung dalam aksi tersebut terdiri dari pelajar sejumlah sekolah Muhammadiyah, Mahasiswa Muhammadiyah, Pemuda Putri Muhammadiyah, siswa Tapak Suci dan Kokam.

“Penggalangan dana juga dilakukan di kantor Lazis Muhammadiyah, Jl Dr Angka Nomor 1. Dan juga di kantor daerah Muhammadiyah,” kata dia.

Sejumlah masjid yang dikelola kepengurusannya oleh Muhammadiyah, hasil kotak amal juga dikumpulkan untuk Rohingnya. Nomor rekening peduli Rohingnya, kata dia, juga akan diumumkan ke publik.

Aksi galang dana berhasil mengumpulkan uang sejumlah Rp 17.517.700. Uang ini akan disalurkan untuk muslim di Rohingya. Menurut korlap aksi damai untuk Rohingya, Dimas Rahman, dana tersebut akan disalurkan kepada muslim Rohingnya melalui Lazis Muhammadiyah. “Nanti kami salurkan melalui Lazis Muhammadiyah Banyumas, supaya diteruskan ke Lazis Muhammadiyah pusat dan MDMC yang ada di Rohingya,” kata dia.

Sementara itu, Penanggungjawab aksi, Nur Fauzi, mengatakan, AMM sangat prihatin atas kejadian oembunuhan di Rohingya. Sebagai masyarakat sipil, menurut dia hanya bisa membantu doa, dan bergerak menggalang dana untuk memberikan bantuan. “Meskipun Myanmar kabarnya menutup akses bantuan yang masuk, tapi bantuan dari Indonesia masih bisa masuk,” katanya.

‎Galang dana menurut dia tidak hanya berhenti dari aksi sosial tersebut. Tapi akan terus dilakukan selama satu bulan ke depan. Bahkan, beberapa infak masjid Muhammadiyah menurut dia juga turut disalurkan untuk muslim Rohingya.

“Kami masih membuka donasi untuk saudara kita di Rohingya, melalui Lazis Muhammadiyah yang ada di Jalan Dr Angka No 1, Purwokerto,” katanya. (kim/alf)

Komentar

komentar

BAGIKAN