PURWOKERTO, SATELITPOST– Pada bulan Agustus 2017, Badan Pusat Statisitk (BPS) Kabupaten Banyumas mencatat, di kota Purwokerto,  terjadi deflasi sebesar 0,54 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 126,78.

Edy Aprotuwiyono, Kepala BPS Kabupaten Banyumas, mengatakan, deflasi terjadi di karenakan adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan 2,53 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,60 persen.

“Serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,57 persen,” katanya.

Menurut Edy, kelompok yang mengalami kenaikan indeks adalah makanan jadi, minuman, rokok & tembakau 0,49 persen; kelompok sandang 0,23 persen; kelompok kesehatan 0,69 persen serta kelompok pendidikan rekreasi dan olahraga 1,79 persen.

Untuk Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap terjadinya deflasi, lanjutnya, antara lain bawang putih, bawang merah, pasir, daging ayam ras dan buncis.

“Sedangkan  Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap terjadinya inflasi adalah sekolah dasar, apel, daging sapi, nasi dengan lauk dan sekolah menengah pertama,” ujar dia.

Ia menambahkan, untuk Tingkat inflasi tahun kalender Agustus 2017 sebesar 2,88 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2017 terhadap Agustus 2016) sebesar 4,10 persen. (ind)

Komentar

komentar

BAGIKAN