KARANGLEWAS, SATELITPOST-Setelah 20 tahun tanpa saluran irigasi, tujuh desa di Kecamatan Karanglewas akhirnya memiliki saluran irigasi atas bantuan beberapa relawan Kabupaten Banyumas, Minggu (12/11).

Menurut keterangan Kades Kediri, Kusto, sudah 20 tahun lebih, baik di desanya maupun tujuh desa lainnya yakni Karanganyar, Kedungwuluh Lor, Kedungwuluh Kidul, Notog, Panusupan, Tamansari, dan Danasri akhirnya bisa dibangun kembali.

“Sudah lebih dari 20 tahun, kita akhirnya bisa membangun pengairan irigasi dengan memanfaatkan bendungan untuk mengairi desa-desa,” kata dia kepada SatelitPost.

Untuk normalisasi tersebut, lanjut Kusto selain membuat saluran irigasi juga memperbaiki bendungan dengan dibantu oleh relawan akhirnya kegiatan tersebut sudah mulai bisa berjalan. “20 tahun lalu memang saluran itu sempat tertutup longsor, kita memanfaatkan air selokan untuk mengairi 15 hektar sawah di Desa Kediri,” ujarnya.

Sehingga atas inisiatif Kades Kediri, dirinya mengumpulkan kades-kades dari desa lainnya untuk membuat saluran irigasi tersebut hingga bisa mengairi di desa lainnya. “Total panjangnya nanti sekitar 3 kilometer, dengan lebar 80 sentimeter kita mulai bangun sekarang,” kata dia.

Selain itu, dirinya mengaku untuk anggaran yang digunakan menggunakan dana desa dari masing-masing desa sehingga pembangunannya bisa lebih cepat dan baik. “Menggunakan dana masing-masing, pembangunannya memakan waktu lebih dari tiga hari, karena perlu tenaga yang lebih,” ujarnya.

Dari pantauan tersebut, terlihat dari berbagai relawan seperti Tagana Banyumas, TRC BPBD Kabupaten Banyumas dan beberapa relawan lainnya memebantu pembuatan saluran irigasi tersebut. (san)

Komentar

komentar