BATURRADEN, SATELITPOST-Unit Pengelola Teknis (UPT) Lokawisata Baturraden hanya dalam kurun waktu tiga hari meraup penghasilan mencapai Rp 144 juta dari pengunjung yang datang. Pengunjung rata-rata berasal dari daerah luar Kabupaten Banyumas, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Menurut Kepala UPT Lokawisata Baturrade, Djoko Haryanto dalam tiga hari yakni terhitung tanggal 29-30 April dan 1 Mei UPT Lokawisata Baturraden berhasil meraup keuntungan mencapai Rp 144.225.000.

“Memang cukup banyak pengunjung yang datang. Ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Karena memang liburan panjang dan banyak orang yang mencari suasana seperti Baturraden ini. Total pengunjungnya sampai 10.508 orang,” ujar dia kepada SatelitPost, Selasa (2/5).

Paling banyak pengunjung yang datang pada hari Senin (1/5) dimana yang berkunjung mencapai 3.661 orang. Pendapatan selama sehari mencapai Rp 50.359.500. “Selain karena di wilayah Baturraden banyak wisata baru, Baturraden juga masih menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun non lokal,” kata dia.

Untuk tahun 2017 hingga bulan Mei ini terbilang mengalami peningkatan yang cukup segnifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Yakni dari bulan Januari-April 2017 pendapatan mencapai Rp 2.884.024.250, dengan total pengunjung mencapai 204.714 orang.

“Untuk tahun 2016 dari bulan Januari-April pengunjung mencapai 152.880 orang dengan pendapatan mencapai Rp 2.156.850.750 kenaikannya dengan tahun ini mencapai 33.90 persen,” ujarnya.

Lanjut Djoko, pengunjung rata-rata menikmati suasana alam yang luas dan ada di Baturraden. Terkadang mereka juga berkunjung ke pemandian air panas. “Rata-rata yang berkunjung itu dari keluarga, jadi mereka mencari tempat yang santai. Menginap beberapa hari di sini, paginya ke pemandian air panas,” kata dia. (san)

Komentar

komentar