Bupati Banyumas Tandatangani Perbub FDS

PURWOKERTO, SATELITPOST-Setelah Presiden membuat Perpres No 87 Tahun 2017 tentang kebijakan Full Day School dua bulan lalu, Pemkab Banyumas sudah menggarap turunan Perperes tersebut. Perpres ini memiliki kecenderungan untuk mengedepankan sekolah masuk 6 hari kerja, seirama dengan aspirasi warga Banyumas yang keberatan dengan adanya FDS.

Ir Achmad Husein, Bupati Banyumas mengatakan sudah menandatangani draf turunan Perpres menjadi Peraturan Bupati (Perbup) mengenai Full Day School (FDS). Namun sebelum diundangkan, bupati berencana mengundang tokoh agama

“Nanti malam kalau bisa, saya mengundang ulama dam kiai untuk berkonsultasi terkait isi turunan Perpres No 87 tahun 2017 di Banyumas. Semisal ternyata tidak bisa, pekan ini pasti sudah selesai saya konsultasikan,” kata Ir Achmad Husein, Bupati Banyumas, Senin sore (13/11).

Jika ingin menetapkan lima hari sekolah, kata dia, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Kriteria-kriteria itu berupa cukup pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana sekolah memadai, memperhatikan kearifan lokal, dan meminta atau mendengar pendapat dari tokoh masyarakat dan tokoh agama di luar komite sekolah.

“Kenapa saya bilang waktu itu dua bulan Perbub FDS  baru bisa selesai. Karena terkait ini harus sempurna, lambat tidak masalah yang penting benar dan sesuai dengan aturan serta aspirasi masyarakat. Jangan sampai salah,” kata dia.

Meski masih harus menunggu konsultasi dengan para ulama, namun bupati mengklaim isi dalam perbup tersebut tidak akan salah karena sudah sesuai dengan Perpres Nomor 87 Tahun 2017. Langkah bupati tersebut sebagai bentuk kehati-hatian supaya dikemudian hari tidak ada lagi polemik.

“Semuanya tidak akan salah karena sesuai dengan perpres. Tapi tetap perlu kehati-hatian. Dan yang perlu juga diketahui, kalau ada dampaknya bagi madrasah, ini sudah kita hindari dulu. Sehingga walaupun ini berlaku tetapi efeknya tidak ada,” kata dia. (kim)

Komentar

komentar