CILACAP, SATELITPOST-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memiliki kader-kader untuk menjangkau warga yang belum masuk menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS). Pasalnya pada 1 Januari 2019 ditargetkan seluruh masyarakat sudah menjadi peserta JKN KIS ini.

 

Sampai saat ini untuk Jawa Tengah sendiri baru mencapai 72 persen masyarakat yang masuk menjadi peserta JKN KIS. Khusus untuk Cilacap baru ada sebanyak 60 persen, atau sebanyak 1.077.532 jiwa.

 

Kepala Departemen Pemasaran dan Kepesertaam BPJS Kesehatan Divisi Regional VI, I Gusti Mirah Sutrisna mengatakan, untuk mencapai target tersebut, berbagai upaya dilakukan oleh BPJS Kesehatan, satu diantaranya dengan merekrut kader-kader.

 

“Ada kader yang kita rekrut yang tugasnya membantu masyarakat yang akan mendaftar menjadi peserta JKN KIS ini,” katanya, Rabu (3/5) kemarin.

 

Adanya kader ini menjadi wujud keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan BPJS Kesehatan. Mereka akan ke rumah-rumah warga yang belum menjadi peserta, agar mau menjadi peserta. Mereka akan memudahkan pendaftaran menjadi peserta secara mandiri.

 

“Di Cilacap saat ini sudah ada 22 kader yang tersebar di seluruh kecamatan di wilayah Cilacap,” katanya, didampingi Kepala BPJS Cilacap, Andri.

 

Selain itu BPJS Kesehatan juga mempermudah pendaftaran, dengan hanya telepon ke call center 1500400. Sehingga para calon peserta tidak usah datang ke kantor cabang. Selain itu juga membuka pendaftaran di kecamatan-kecamatan.

 

BPJS juga terus meningkatkan kemitraan dengan pemerintah, agar mengintegrasi program Jamkesda menjadi JKN KIS. Selain itu badan usaha, perusahaan untuk ikut mendonasikan dengan mendaftarkan masyarakat di sekitarnya untuk menjadi peserta.

 

Pihaknya optimistis target tersebut akan tercapai. Karena itu butuh keterlibatan bersama antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat.

 

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kabupaten Cilacap, Kosasih mengatakan, sampai saat jumlah masyarakat yang sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan baru 60 persen. Masih ada 40 persen lainnya atau sekitar 700 ribu lebih warga yang belum memiliki jaminan kesehatan.

 

“Masih ada 40 persen warga Cilacap yang belum menjadi peserta, harapannya mereka bisa secara mandiri menjadi peserta, dan jika yang kurang mampu bisa mendapatkan bantuan iuran dari perusahaan-perusahana melalui dana CSR-nya,” katanya. (ale)

Komentar

komentar

LEAVE A REPLY