GURU Wiyata Bakti menangis saat audiensi dengan DPRD Cilacap dan Plt Sekda Cilacap di Kantor DPRD Cilacap, Rabu (4/10).Satelitpost/Dok

CILACAP, SATELITPOST-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap Warsono mengatakan, hasil verifikasi dan validasi tim terhadap guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) akan diumumkan pada minggu ini. Hal ini dilakukan setelah hasil verifikasi ini diserahkan kepada Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji.

“Sudah disampaikan ke Bupati, dan dalam minggu ini akan segera sosialiasi,” kata Warsono, Minggu (7/1) kemarin.

Warsono masih enggan menyampaikan jumlah berapa guru wiyata bakti yang dinyatakan linier, dan tidak. Dia menegaskan akan menyampaikannya pada sosialisasi tersebut. Namun, untuk waktu dan lokasi sosialisasi ini, kata dia, akan menyusul.

“Waktunya menyusul, tapi pada minggu ini. Wartawan nanti diundang, dan guru wiyata baktinya juga,” katanya.

Saat ini ada lebih dari 5.600 guru wiyata bakti yang diverifikasi. Padahal kebutuhan guru hanya sekitar 3 ribu orang.

Adanya verifikasi ini dilakukan dengan ketentuan syarat pendidikan S1, sarjana pendidikan atau sarjana umum yang memiliki akta 4, serta guru mengajar sesuai dengan keahliannya.

Ketua Forum Komunikasi GTT PTT Cilacap Sulthoni, belum bisa dikonfirmasi. Namun beberapa saat lalu dia menyatakan ada sekitar 3.200 an yang dinyatakan linier dari sebanyak 5.500 an orang. Sehingga kemungkinan besar ada dua ribu lebih yang dinyatakan tidak linier. Karena itu, pihaknya terus memperjuangkan agar seluruh GTT PTT yang diperjuangkan mendapat kesejahteraan sama, tanpa terkecuali.

Pada tahun 2017 ini pemkab menganggaran sebesar Rp 19 miliar untuk bantuan operasional transportasi GTT PTT di Cilacap. Masing-masing mendapatkan Rp 300 ribu per bulan. Pada tahun 2018 ini, pemkab menganggarkan sebesar Rp 26,52 miliar di APBD untuk bantuan transportasi. (ale_rafter@yahoo.co.id)

Komentar

komentar