Ilustrasi

 

CILACAP, SATELITPOST-Beras sejahtera (rastra) dari Kementerian Sosial sudah dibagikan melalui pemkab, Minggu lalu. Namun, masih ada permasalahan yang terjadi pada pembagian beras untuk masyarakat miskin ini.

Di RT 02 RW 11 Kelurahan Tritih Kulon Kecamatan Cilacap Utara, jumlah penerima semakin berkurang. Selain itu untuk data penerima tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Data yang saya bawa dengan yang di kelurahan ternyata berbeda. Yang tahun sebelumnya menerima, dan masih layak, kemarin tidak ada didata. Data yang di kelurahan menggunakan data base dari BPS,” ujar Ketua RT, Adi Purwadi, kemarin.

Untuk jumlahnya sendiri, kata dia, biasanya RT-nya mendapatkan sebanyak 14 kantung beras, namun pembagian kemarin hanya 3 kantung saja. Setelah dilakukan pengecekan kembali, banyak warganya yang masuk ke RT lainnya, meskipun masih berada dalam satu kelurahan.

“Setelah dipilah lagi data-datanya, mendapatkan 12 kantung,” katanya.

Adi mengatakan, nama-nama warga yang saat ini mendapatkan rastra ini, masih bisa dikatakan layak. Dibandingkan dengan nama-nama warganya yang tahun kemarin mendapatkan.

Kepala Bidang Perokonomian, Setda Cilacap Umar Said mengatakan tahun ini terjadi penambahan keluarga penerima manfaat (KPM) dibandingkan tahun sebelumnya. Sebelumnya sebanyak 140.943 kk bertambah menjadi 141.764 kk, dengan beras yang didistribusikan sebanyak 2.126.460 kg.

Umar mengatakan, apabila ada perbedaan data dari tahun sebelumnya, karena BPS sudah menggunakan Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT). Data tersebut masih ini bisa diganti apabila yang bersangkutan memang sudah tidak layak mendapatkan, pindah domisili, ataupun meninggal dunia.

“Apabila di lapangan masih ada yang seharusnya menerima tetapi belum menerima bisa dilakukan perubahan, tetapi harus melalui musyawarah desa (musdes) atau musyawarah kelurahan (muskel),” katanya.

Untuk tahun ini, rastra baru dibagikan pada tanggal 18-27 April kemarin. Rastra yang di distribusikan merupakan alokasi bulan Januari. Pasalnya, data by name by address dari pemerintah pusat baru turun ke kabupaten pada akhir Bulan Maret kemarin. ([email protected])

Komentar

komentar