SEJUMLAH pelajar melakukan aksi corat-coret untuk merayakan kelulusannya di Jalan Kampus, Purwokerto, Selasa (2/5). SATELITPOST/AULA EL HAKIM

PURWOKERTO, SATELITPOST-Sejak pukul 9 pagi, jalan raya di Purwokerto Utara dipenuhi konvoi sepeda motor siswa berseragam dari berbagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Purwokerto. Banyak yang berhenti mendadak, dan corat-coret seragam menggunakan cat semprot.

 

Saat ditanya oleh SatelitPost, mereka mengatakan sedang merayakan masa pelepasan menjadi siswa SMK meskipun belum mendapat pengumuman kelulusan.

 

“Belum pengumuman, ini cuman konvoi saja setelah pelepasan. Sudah tidak masuk sekolah. Kan sudah ujian, ” kata seorang siswi SMK Widya Karya yang sedang mencat seragamnya di pertigaan Jalan Kampus, Purwokerto Utara.

 

Puluhan siswa bersepeda motor berhenti di titik keramain jalan HR Boenyamin dan menyebabkan kemacetan. Beberapa pengguna jalan merasa terganggu oleh aktivitas mereka.

 

“Bikin macet saja, ini hari pendidikan kok malah pawai dan corat-coret seragam di jalanan. Risih melihat pemandangan seperti itu,” kata Wahyu, warga Desa Grendeng, Kecamatan Purwokerto Utara.

 

Ia merasa terkejut, pagi hari dikagetkan suara bising knalpot sepeda motor. Awalnya ia mengira sedang ada pawai komunitas motor, tapi ternyata yang ia dapati adalah puluhan siswa SMK sedang pawai.

 

Keresahan serupa juga dirasakan Irfan, warga Desa Pabuaran Kecamatan Purwokerto Utara. Ia mengatakan jalan di Pabuaran sempat macet karena rombongan pawai pelajar SMK memenuhi satu sisi ruas jalan.

 

“Konvoi sepeda motornya panjang. Mobil di belakang mereka tidak bisa mendahului. Sedang dari arah Baturraden arus lalu lintas juga sedang ramai,” kata dia.

 

Konvoi pelajar berseragam penuh cat tersebut kemudian dibubarkan oleh Polres Banyumas di Jalan Raya Baturraden dan Jalan Moh Besar dekat Kolam Renang Langen Tirta.

 

Sebagian diperiksa kelengkapan surat kendaraan dan diminta berbaris diberikan arahan dan pembinan oleh polisi yang sedang bertugas. ([email protected])

Komentar

komentar