CILACAP, SATELITPOST-Peristiwa memilukan menimpa dua orang bocah  yang masih berstatus siswi SD dan SMP di Gandrungmangu, Minggu (30/4) sore. Dua bocah yang tidak mahir berenang tersebut, harus meregang nyawa saat mandi di saluran irigasi Desa Layansari RT 07 RW 02 Kecamatan Gandrungmangu .

 

Dua korban meninggal yakni Elin Retnamanggalih (12) pelajar kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah, dan Lili Riskiyanti (15) pelajar kelas 2 Madrasah Tsanawiyah yang merupakan warga Desa Gandrungmanis RT 03 RW 10 Kecamatan Gandrungmanggu.

 

Kejadian meninggalnya dua bocah bermula, saat kedua korban  besama teman-temanya mandi di saluran irigasi yang saat itu debit airnya sedang naik. Ketika  korban asik bermain tak menghiraukan derasnya arus sehingga membuat kedua korban hanyut terbawa arus air.

“Setelah dilakukan pencarian oleh anggota Polri dan TNI dibantu oleh masyarakat  akhirnya sekitar pukul 15.30 WIB, korban Elin ditemukan di sebelah  timur sekitar 20 meter dari tempat mereka bermain air dan selang satu jam berikutnya, Lili ditemukan di saluran irigasi yang saat itu  kedalamanya 3 meter dengan lebar irigasi 9 meter ,”kata Kapolres Cilacap AKBP Yudo Hermanto SIK melalui Kapolsek Gandrungmanggu AKP Agus Subagyo.

 

Kapolsek mengatakan, dari hasil pemeriksaan medis Puskesmas Gandrungmangu, tidak ditemukan tanda penganiayaan. Korban mengalami luka dan keluar darah dari telinga karena dimungkinkan terjadi benturan saat terseret arus air di saluran irigasi.

 

Korban selanjutnya kita serahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman,” katanya.(ron)

Komentar

komentar