NARASUMBER dalam acara halaqoh di Gedung PCNU, Kelurahan Karangklesem, Purwokerto Selatan, Jumat (10/11).SATELITPOST/HAKIM

PURWOKERTO, SATELITPOST- Sejumlah kiai sepuh dan pengurus PC NU Banyumas menggelar halaqoh, membuat seruan untuk warga NU agar kompak di Pilbup Banyumas 2018. Kiai dan PC NU menegaskan calon bupati yang didukung warga NU harus loyal ke warga NU di Banyumas.

Demikian satu rekomendasi dari hasil rumusan halaqoh para kiai dan ulama NU Banyumas yang berlangsung di Gedung PCNU, Karangklesem Purwokerto Selatan, Jumat malam (10/11).

“Kekompakan ini sudah dimulai dari para kiai dan ulama yang berkumpul untuk merumuskan panduan, kreteria, dan rekomendasi yang bisa ditindaklanjuti oleh segenap komponen di Banyumas, khusus warga nahdliyin,” kata Muhammad  Ridwan MSi, Sekretaris Tim Siyasah PC NU Banyumas.

Pertemuan tersebut, kata Ridwan, dihadiri puluhan tokoh-tokoh NU baik dari jajaran struktural, para kiai sepuh, pengasuh pondok pesantren, dan tokoh-tokoh muda NU. Seminar bertema dari kiai dan ulama untuk kemaslahatan Banyumas ini, menghadirkan narasumber, pengamat politik dari FISIP Unsoed, Dr Luthfi Mahasin. Acara dipandu Ketua Tim Siyasah NU Banyumas dan kiai berpengaruh, Dr KH Mohammad Roqib MAg.

Ridwan mengatakan, siyasah ini merupakan pelaksana dari tugas PCNU Banyumas di bidang komunikasi politik. Tim ini berikhtiar mempersatukan suara warga NU di Banyumas untuk Pilkada 2018.

“Kiai dan pengurus PC NU kemarin menegaskan, calon bupati yang akan didukung warga NU harus loyal ke warga NU di Banyumas,” kata dia.

Untuk kriteria, lanjut dia, ada 17 item yang sudah dirumuskan dan akan menjadi pegangan bersama. Selain harus loyal ke warga NU, calon bupati juga  harus visioner dan memiliki program kerja yang konkret, terukur. “Sedangkan kriteria yang lain sifatnya umum, seperti beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, setia kepada Pancasila dan UUD 1945, sehat jasmani dan rohani, berpendidikan minimal SLTA atau yang sederajat. Tidak tersangkut masalah hukum, memiliki  pengalaman berorganisasi serta memiliki  watak kepemimpinan yang baik dan memiliki kemampuan membangun jaringan (networking),” katanya.

Kriteria untuk memperkuat kemenangan, jelas Ridwan, calon pemimpin yang akan didukung yakni, memiliki memiliki popularitas  dan elektabilitas, memiliki modal yang cukup. Selanjutnya memiliki akhlak yang  mulia, jujur, amanah, dan bersih dari tidak perilaku negatif. Selain itu, katanya, harus memiliki integritas, prestasi  dan profesional. (kim)

Komentar

komentar