PURBALINGGA, SATELITPOST – Pembangunan gedung baru kantor Kecamatan Purbalingga yang berada di Jalan Cahyana Baru Penambangan dilakukan dua tahap. Pada tahap pertama yang dilaksanakan selama 125 hari, ditargetkan sudah berdiri dua bangunan yakni bangunan kantor dan pendapa.

Kepala DPU PR Purbalingga Setiyadi melalui Kabid Cipta Karya Drajat menyampaikan, di kawasan gedung baru kantor kecamatan tersebut, nantinya ada beberapa bangunan. Dua bangunan besar yakni kantor kecamatan, berupa bangunan dua lantai dan pendapa kecamatan.

“Tahap pertama dimulai 8 Agustus sampai 5 Desember, itu ditarget sudah berdiri gedung kantor kecamatan dan pendapa. Untuk bangunan pendapa harus sudah selesai semua atau finis, dan bangunan kantornya belum sampai finishing, termasuk pada bagian mechanical electrical,” kata Drajat.

Selain bangunan kantor dan pendopo, di atas lahan seluas 4195,75 meter persegi itu nantinya juga ada rumah dinas, musala, dan pos jaga. Bangunan lain itu akan digarap pada tahapan yang kedua. Untuk kantor gedung perkantoran, nantinya akan dibikin dua lantai. Pada tahap kedua, pengerjaan bangunan perkantoran hanya melakukan finishing saja.

“Nanti ada rumah dinas, musala, dua pos jaga. Nah untuk bangunan tersebut digarap pada tahap kedua, termasuk jalannya, dan seluruhnya akan ditembok keliling, “ kata dia.

Sampai saat ini, progres pembangunan sudah melampaui apa yang ditargetkan pada pekan keempat. Dari yang direncanakan pencapaian 4,56 persen, sekarang sudah mencapai 14,2 persen. “Artinya pada pekan ke empat ini sudah mengalami deviasi 9,6 persen,” ujarnya.

Tahap pertama pembangunan gedung baru Kecamatan Purbalingga, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 4 miliar. Pembangunan dilaksanakan oleh PT Adi Mukti Wira Kencana Purbalingga.

Diberitakan sebelumnya, Bupati H Tasdi SH MM mengatakan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan di kecamatan, Pemkab akan memindah empat kecamatan ke lokasi yang mudah dijangkau.

“Ada empat kecamatan yang akan saya pindah, yaitu Kecamatan Purbalingga, Rembang, Bojongsasi, dan Kertanegara,” kata Tasdi.

Menurut bupati, lokasi keempat kecamatan saat ini, dinilai kurang strategis untuk dijangkau oleh masyarakat untuk mengakses pelayanan di kecamatan. Minimal, untuk kantor pelayanan masyarakat di kecamatan mudah dijangkau dan berlokasi di jalan besar.

“Nantinya, kantor kecamatan akan dibangun minimal dua lantai serta berlokasi di jalan besar sehingga akan mengesankan kantor yang berwibawa serta mudah dijangkau untuk kepentingan masyarakat,” kata dia. (min)

Komentar

komentar

BAGIKAN