SEJUMLAH pelajar SMPN 1 Cilacap keluar ruangan usai mengikuti UNBK, Selasa (2/5).

CILACAP, SATELITPOST-Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat mulai dilaksanakan, Selasa (2/5). Ada sebanyak 62 sekolah di Cilacap yang melaksanakan UNBK, dengan lima sekolah diantaranya digelar secara mandiri.

 

Ujian menggunakan komputer, menurut sejumlah siswa, lebih mudah dibandingkan dengan ujian secara tertulis. Meskipun, ketegangan masih terasa.

 

“Tegang sih tadi, kalau lebih enak dibanding kertas. Lebih gampang klik-kliknya,” kata Muhamad Rizki Aziz, siswa SMP Negeri 1 Cilacap, usai ujian kemarin.

 

Pada hari pertama pelaksanaan UNBK, para siswa mengerjakan materi pelajaran Bahasa Indonesia. Di SMP Negeri 1 Cilacap ini, ujian digelar di laboratorium komputer yang berada di lantai 4 sekolah tersebut.

 

Ada sebanyak 120 komputer yang disediakan di tiga ruang kelas. Masing-masing ruangan di gunakan untuk 34-35 siswa, sisanya untuk cadangan komputer.

 

“Ada sebanyak 313 siswa-siswi, terbagi menjadi tiga sesi ujian,” kata Kepala SMP Negeri 1 Cilacap, Kastam SPd MPd, kemarin.

 

Dalam pelaksanaan UNBK ini, pihaknya mengkhawatirkan jaringan listrik. Karena itu, pihaknya sudah menyiapkan diesel, dan juga operatornya yang selalu stanby. Selain itu, untuk teknisi juga sudah selalu stanby di lokasi.

 

Sementara itu, pelaksanaan ujian nasional berbasis Kertas dan Pinsil (UNKP) di gelar di 208 sekolah yang ada di Cilacap dan diiukuti sebanyak 17.458 siswa . Satu diantaranya, SMP Negeri 3 Maos.

 

Kepala SMP N 3 Maos, Nuryanto mengatakan hari ini pelaksanaan UNKP disekolahnya berjalan lancar. Siswanya yang berjumlah 200 orang melaksanakan ujian dengan materi Bahasa Indonesia.

 

“Dari 200 siswa yang ikut, hadir semua dalam pelaksanaan UN hari pertama,” katanya, kemarin.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Warsono mengatakan masih ada sekolah yang menyelenggarakan ujian nasional berbasis kertas dan pensil, dikarenakan belum siap dan masih terkendala sarana prasarana. Namun pihaknya tidak mewajibkan sekolah untuk melaksanakan UNBK apa bila memang belum siap.

 

Naskah soal UNKP, kata dia sudah didistribusikan ke subrayon , sub rayon kota, sub rayon Kroya, Sub Rayon Sidareja dan Sub Rayon Majenang. Selain itu di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga masih ada naskah cadangan.

 

“Kami berharap, para siswa bisa melaksanakan UN ini dengan baik, dan selalu mengutamakan kejujuran. Untuk UNBK pelaksanananya pagi, dan UNKP pelaksanaannya siang,” ujarnya.

 

Sementara itu, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, melakukan pemantauan pelaksanaan UN ini di tiga sekolah, diantaranya SMP Negeri 1 Cilacap, MTs Takhassus Tahfizhul Quran, dan SMP Negeri 8 Cilacap. UN ini akan dilaksanakan pada tanggal 2-4 Mei dan 8 Mei 2017 ini. (ale)

Komentar

komentar

LEAVE A REPLY