Ilustrasi

PURWOKERTO, SATELITPOST-Luapan Sungai Pelus usai hujan deras mengakibatkan tanah longsor di Desa Leduk, Kecamatan Kembaran, Minggu (12/11) dini hari. Dua warga mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Menurut keterangan Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun
SIK melalui Kapolsek Kembaran, AKP Sumpening SH, longsoran terjadi karena hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut, sehingga air Sungai Pelus meluap.

“Meluapnya air yang sangat deras mengakibatkan runtuhnya tebing di sejumlah lokasi, walaupun tidak ada korban jiwa namun banjir mengakibatkan dua lokasi longsor atau runtuh,” kata dia.

Kapolsek menambahkan, lokasi longsoran tersebut berada di Desa Ledug RT 2 RW 1, tebing yang longsor menimpa sebagian tanah milik Mingan dan Kuswanto dengan panjang kurang lebih 30 meter dan lebar 2 meter, hingga mengakibatkan kerugian diperkirakan sekitar Rp 5 juta.

“Kami langsung cek lokasi longsor di Desa Ledug dan meyarankan kepada pemilik tanah dan bangunan di sekitar lokasi untuk berhati-hati hati serta mengamankan harta bendanya untuk dipindah ke tempat yang lebih aman, guna mengantisipasi longsor susulan,” ujarnya.

Pantauan petugas di lapangan, arus Sungai Pelus sering meluap. Luapan disebabkan curah hujan yang tinggi dengan rentang waktu yang cukup lama.  Di samping itu tebing yang berada di sisi kanan dan kiri keadaannya curam, sehingga mudah longsor. “Kami mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati ketika hujan deras mengguyur,” kata dia.(san)

Komentar

komentar