Warga melintas di videotron non aktif yang telah dibongkar beberapa waktu lalu.SATELITPOST/ANANG FIRMANSYAH
Warga melintas di videotron non aktif yang telah dibongkar beberapa waktu lalu.SATELITPOST/ANANG FIRMANSYAH

PURWOKERTO, SATELITPOST-Videotron di Alun-alun Purwokerto yang diinisiasi oleh Dinas Kominfo Banyumas ditarget rampung pada bulan Mei mendatang. Meski sempat tertunda di tahun 2017 karena gagal lelang, pemasangan layar berukuran 4×8 meter ini tetap dianggarkan sebesar Rp 1,8 miliar.

“Tahun ini akan dilelang lagi nanti. Rencana lelang nunggu DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) turun. Kalau bulan ini turun, kemungkinan bulan depan (Februari) dinaikkan untuk dilelang, ” kata Kasi Infrastruktur dan Teknologi Dinas Kominfo Banyumas, Imam Munsyarif, kemarin (9/1).

Februari mulai proses lelang. Lelang sekitar 1 bulan, selesai lelang dikerjakan sekitar Maret. Pekerjaan membutuhkan waktu sekitar dua bulan, jadi Mei mungkin sudah bisa dinikmati masyarakat

Imam Munsyarif
Kasi di Dinas Kominfo Banyumas

Imam mengatakan, meski sempat gagal lelang, namun alokasi anggaran dan konsep pemasangan videotron tidak mengalami perubahan. Menurut Imam, konsepnya akan tetap sama seperti yang direncanakan sebelumnya, yakni dilengkapi pilar-pilar bangunan beton dengan total luas bangunan 4×12 meter.

Videotron tersebut juga bisa dipakai untuk ajang selfie masyarakat karena dibangun dengan pilar-pilar yang ikonik. “Tahun ini dianggarkan sama Rp 1,8 miliar. Konsep juga tidak ada perubahan, ” kata dia.

Menurutnya, jika proses lelang bisa dimulai bulan Februari, kemungkinan proses pemasangan bisa dilaksanakan bulan berikutnya. Dengan proses pemasangan yang membutuhkan waktu sekitar dua bulan, kata dia, maka kemungkinan videotron bisa dioperasionalkan untuk hiburan masyarakat sekitar Mei mendatang.

“Februari mulai proses lelang. Lelang sekitar 1 bulan, selesai lelang dikerjakan sekitar Maret. Pekerjaan membutuhkan waktu sekitar dua bulan, jadi Mei mungkin sudah bisa dinikmati masyarakat, ” kata dia.

Seperti diketahui, pemasangan videotron sebagai sarana informasi kepada masyarakat, dengan konten acara seputar perekonomian, pembangunan, pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan kemasyarakatan.

Selain itu, juga bakal dimanfaatkan untuk pemutaran film-film sejarah, video tentang potensi tiap desa hingga kecamatan, dan juga bisa digunakan untuk nonton bareng seperti pertandingan sepakbola, bulutangkis, dan sejumlah even besar lainnya. (kim)

Komentar

komentar