PURWOKERTO, SATELITPOST- Sejumlah partai politik di Kabupaten Banyumas mulai bergeliat dan bersiap menyongsong Pilkada 2018 mendatang. Namun, di tengah geliat ini, partai pemenang Pilkada lalu, PDI Perjuangan terlihat adem ayem tanpa gerakan.

 

Meski demikian, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyumas, dr Budhi Setiawan menegaskan, partainya terus menjalankan konsolidasi jelang Pilkada mendatang. “Tidak terlihat dari luar kan bukan berarti tidak bergerak. Kami bergerak memperkuat basis dan struktur, itu strategi kami,” kata dia kepada SatelitPost kemarin.

 

Menurut Budhi, strategi parpol dalam menghadapi pilkada merupakan pilihan masing-masing struktur. Perkara strategi ini, dinilainya tidak harus terlihat dan menjadi gembor-gembor di media massa. Budhi menilai parpol yang mulai aktif saat ini sebagai dinamika politik yang sangat wajar. Sebab, hampir semua parpol yang mulai bersuara perihal Pilkada merupakan partai yang tak dapat mencalonkan pasangan calon tanpa koalisi. “Jadi kalau sekarang sudah ada yang membuka diri, itu kan karena ada kepentingan mencari partner koalisi dan tokoh yang akan mendaftar,” kata Budhi.

 

Belakangan, nama Husein-Budhi juga dianggap layak dimajukan kembali. Beberapa bahkan menyebut pasangan tersebut sebagai kombinasi terbaik yang dimiliki PDI Perjuangan saat ini. Meski demikian, Budhi menegaskan, sebagai Ketua DPC dirinya akan bersikap adil kepada semua kader. Menurutnya, semua kader PDI Perjuangan memiliki potensi sama untuk maju. “Di PDI P itu masih banyak kader muda. Kalau memang mau nyalon, saya tidak akan menutup jalan,” kata dia.

 

Menyoal Desk Pilkada, Budhi mengatakan, DPC PDI Perjuangan dalam Pilkada mendatang hanya akan bersikap di level penjaringan dan pendaftaran calon saja. Sementara proses verifikasi serta fit and proper test, akan menjadi domain DPD dan DPP. “Besok kita hanya mengumpulkan saja, rekomendasi, tes, dan lain-lain menjadi domain DPD dan DPP,” ujar dia.(pan)

Komentar

komentar

BAGIKAN