BANYUMAS, SATELITPOST-Kasi Operasi dan pemeliharaan Balai Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Tata Ruang (Pusdataru) Serayu-Citanduy, Arief Sugiarto mengungkapkan jika untuk sekarang ini pemanfaatan air Sungai Serayu belum maksimal. Banyak persoalan dari belum maksimalnya pemanfaatannya tersebut, dari mulai penambangan hingga sedimentasi.

“Sekarang air Sungai Serayu tidak lebih dari 10 persen dari rata-rata debit antara 400-500 meter kubik yang dapat dimanfaatkan,” ujar Arief.

Jumlahnya yakni 37 meter kubik yang telah dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Di mana 32 meter kubik untuk irigasi, untuk sekitar 5 kubik dimanfaatkan kebutuhan masyarakat Cilacap, dan selebihnya untuk air minum serta industri lainnya. “Sisanya yang tidak termanfaatkan itu terbuang ke laut,” kata dia.

Banyak persoalan yang terjadi dari menurunnya debit serta tidak bisa dimanfaatkannya secara maksimal Sungai Serayu ini. Seperti di sepanjang Sungai Serayu yang melintasi Wonosobo, Banjarnegara, Banyumas, dan Cilacap banyak penambangan liar dan sedimentasi.

“Dari hulu sampai hilir banyak hal seperti itu. Sedangkan pada beberapa anakan sungai terjadi persoalan serupa. Namun, secara kondisi saat ini Sungai Serayu masuk katagori masih cukup baik dibandingkan sungai-sungai lainnya,” ujarnya.

Persoalan penambang liar menurut Arief sudah terjadi sejak beberapa tahun silam. Sebagian besar penambang secara manual. Namun, tidak sedikit juga yang menggunakan alat berat serta mesin sedot. “Padahal pada tahun 2015 seluruh kegiatan penambang telah dihentikan,” kata dia. (san)

Komentar

komentar