Perangkat Desa Cilacap Dilatih Kesiapsiagaan Bencana

CILACAP, SATELITPOST-Meningkatkan kapasitas pada perangkat desa dan relawan dalam menghadapi bencana banjir dan tanah longsor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap memberikan pelatihan kebencanaan. Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari, Selasa-Rabu (5-6/12) kemarin.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Cilacap, Tri Komara Sidhy melalui Kasi Kesiapsiagaan S Arif Praptomo mengatakan, pelatihan ini diberikan agar para relawan dan juga perangkat desa mengetahui penanganan darurat penanggulangan bencana. Mulai dari manajemen penanganan darurat dan manajemen pengelolaan logistik.

“Pelatihan selama dua hari, Selasa kemarin para peserta mendapat teori dan simulasi, pada hari Rabu kemarin praktik penanganan langsung di lapangan. Dikhususkan pada ancaman banjir dan tanah longsor,” ujarnya, Rabu (6/12) kemarin.

Untuk penanganan bencana tanah longsor, dilakukan praktik vertical rescue, sedangkan untuk penanganan banjir dilakukan dengan pengenalan alat dan cara evakuasi.

Untuk praktik evakuasi bencana banjir, dilakukan di Dermaga 3 PPSC. Para peserta pelatihan ini mendapat latihan dari tim Basarnas Pos SAR Cilacap. Mereka dikenalkan dengan perahu karet, cara pengoperasiannya, dan juga bagaimana penyelamatan di air.

“Dengan pelatihan ini, maka mereka tahu persis sarana yang digunakan dan apa yang dilakukan pada saat pertolongan bencana banjir dan tanah longsor,” katanya.

Koordinator Pos SAR Basarnas Cilacap Mulwahyono mengatakan, Basarnas dilibatkan untuk memberikan materi praktik penanganan evakuasi pada bencana banjir.

“Kita kenalkan tata cara pertolongannya, kenalkan peralatannya, mulai dari perahu karet pengoperasiannya, teknik evakuasi sebagai dasar kepada relawan, karena sebelum menolong mereka harus mengatahui bagaimaa penanganan yang benar. Sehingga saat di daerahnya terjadi musibah mereka sudah bisa membantu,” katanya.

Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 50 kader terlatih di desa rawan banjir dan longsor yang ada di Cilacap. selain perangkat desa juga diikuti oleh relawan kebencanaan dari RAPI, Bagana, Cilacap Rescue, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan lainnya. (ale)

Komentar

komentar