Ilustrasi

CILACAP,SATELITPOST-Sebanyak sepuluh Pesilat Cilacap akan bertanding dalam Kejuaraan Pencak Silat tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar 14 Nopember 2017 di Kabupaten Pati. Menurut Ketua IPSI Pengkab Cilacap Mulyanto kepada SatelitPost, Tim Pencak Silat Kabupaten Cilacap pada kejuaraan tersebut menurunkan 2 Katagori Tanding sebanyak 6 Kelas dan 1 Katagori Seni Tunggal (TGR).

Dikatakan Kejuaraan tersebut merupakan Ajang Seleksi Para Pesilat dari beberapa Kabupaten se-Jawa Tengah untuk bersaing mengambil tiket Kejuaraan Pekan Olah raga Provinsi (PORPROP) Jawa Tengah yang akan digelar 2018 mendatang. Kesepuluh Pesilat telah mengikuti Pembinaan Training Centre (TC)selama tiga 3 bulan yang dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu secara rutin ditangani pelatih khusus dan latihan tambahan  oleh perguruan masing-masing.

Dalam Kejuaraan tersibut IPSI Cilacap menargetkan pada kelas tanding putra sedangkan dan optimis empat pesilat akan lolos delapan besar sedangkan untuk kelas tanding Putri dan TGR  belum bisa menargetkan. Dari 8 besar dia  targetkan empat pesilat bisa lolos dengan pesilat Andalan diantaranya kelas  C Putra atas nama  Yunus A Mustopa. “ Kami optimis walaupun dengan segala keterbatasan akan tembus 8 besar untuk kelas tanding putra,” katanya.

Kepada SatelitPost ia mengaku dengan segala keterbatasan anggaran IPSI Kabupaten Cilacap tetap berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pembinaan dan mengikuti even kejuaraan yang mewaakili Kabupaten Cilacap.

Lebihlanjut dikatakan kendala yang dialami IPSI Kabupaten Cilacap adalah pendanaan sehingga baik dalam pembinaan maupun penyelenggaraan Kejuaraan, sehingga IPSI tidak bisa menyelenggarakan kejuaraan secara rutin. Dia mencontohkan untuk Kejuaraan Pra Porprop saja dari anggaran yang diajukan kepada KONI sebesar Rp 25 juta hanya di realisasi Rp 18 juta padahal dalam kegiatan TC memerlukan biaya untuk mendatangkan pelatih, konsumsi dan transport, penyelenggaraan seleksi kabupaten yang melibatkan banyak perguruan belum lagi peralatan latihan yang terbatas.

Namun demikian pihaknya tidak mau menyurutkan  semangat dan potensi dan pesilat Kabupaten Cilacap untuk berprestasi berbagai upaya dilakukan termasuk merogoh kocek pribadi agar pembinaan dapat terus berjalan. “Kami hanya mampu mendatangkan pelatih tiga kali karena keterbatasan dana termasuk pesilat dan official yang ikut pada Kejurprov di Pati besok dengan sangat terpaksa tidak mendapat  uang saku,” katanya.

Untuk itu dia meminta dukungan dan doa dari seluruh Warga Cilacap agar pesilat yang mengikuti kejuaraan bisa lolos mendapat tiket Porprov Jateng 2018 mendatang. Dia optimis walaupun mengalami keterbatasan dana pesilat Cilacap akan berusaha sekuat tenaga membuktikan memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Cilacap.([email protected]

Komentar

komentar

BAGIKAN