CILACAP, SATELITPOST-Simulasi keadaan darurat dilakukan Pertamina. Disimulasikan sedikitnya ada 10 orang yang mengalami luka akibat dari bocornya pipa penyaluran minyak Pertamina di Desa Tarisi Kecamatan Wanareja, Rabu (6/9). Mereka yang terdiri atas pekerja dan warga sekitar ini dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah dan juga Rumah Sakit Pertamina Cilacap.

Kejadian tersebut berawal sekitar pukul 08.00 WIB, terjadi kebocoran pipa akibat adanya pencurian minyak yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggungjawab. Pipa tersebut merupakan pipa yang menyalurkan premium dari terminal bahan bakar minyak (TBBM) Lomanis Cilacap, menuju ke TBBM Tasikmalaya dan TBBM Bandungbocor.

Adanya kebocoran tersebut, warga sekitar pun berbondong-bondong untuk menampung ceceran BBM tersebut. Namun, terjadi kebakaran hebat yang diakibatkan rokok yang dinyalakan oleh satu warga.

Bahkan, atas kejadian tersebut warga sekitar menuntut kepada Pertamina untuk memberikan kompensasi, dengan menyandera petugas Pertamina yang ada di lokasi kejadian.

Tim Organisasi Keadaan Darurat dari TBBM Lomanis langsung melakukan penanganan pertama dengan cepat akibat kejadian tersebut. Kerjasama dengan Kepolisian Resor Cilacap, Koramil, Petugas pemadam kebakaran, Puskesmas Wanareja, RS Pertamina dan juga Pemerintah Desa Tarisi.

Dalam kejadian tersebut juga mengakibatkan kerusakan pompa yang mengakibatkan overhole. Akibatnya, jalur pipa penyaluran CY Cilacap-Yogyakarta dan Cilacap-Bandung 2 tidak bisa disalurkan, akibat di hentikan.

Karena itu, dengan mempertimbangkan dampak yang diakibatkan dan potensi dampak ke wilayah lain, maka kondisi ini dilaporkan ke Kantor Pusat sehingga menjadi Keadaan Darurat level 2 dengan fatality. Serta berkoordinasi dengan manager di Semarang untuk menyampaikan kepada Operation Head TBBM Rewulu dan Boyolali untuk melakukan alih suplay.

Ketegangan sempat terjadi, karena itu evakuasi terhadap dua korban luka dari petugas TBBM dilakukan dengan menggunakan helikopter. Petugas pemadam juga dengan sigap melakukan pemadaman kebocoran pipa.

Kejadian tersebut merupakan simulasi keadaan darurat pencurian BBM di wilayah kerja TBBM Lomanis Cilacap. Simulasi ini dilakukan di Desa Tarisi Wanareja, dengan komando dari kantor TBBM Lomanis Cilacap.

Operation Head TBBM Lomanis, Tatok Suwarno MT mengatakan kegiatan ini merupakan latihan rutin yang diadakan untuk melatih kewaspadaan dan kesiagaan organisasi keadaan darurat (OKD) dan tim Pertamina dalam menghadapi kondisi darurat yang bisa terjadi kapan pun.

“Latihan ini  untuk kesiapan tim OKD dan tim Pertamina dalam menghadapi keadaan darurat. Mereka selalu siap setiap saat dan bisa diandalkan, karena sudah terlatih,” katanya.

Meskipun sudah siap dalam keadaan darurat, pihaknya juga berharap agar tidak terjadi hal tersebut secara nyata. Selama ini di Desa Tarisi sudah dua kali terjadi rembesan pipa penyaluran BBM ini.

“Pertamina mengucapkan terima kasih atas kerjasama pihak terkait sehingga latihan ini berjalan dengan baik dan menjadi pembelajaran yang berharga buat kami,” katanya. (ale)

Komentar

komentar

BAGIKAN