CILACAP, SATELITPOST-Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji membeberkan Griya Cerdas Pemilu bisa jadi pembelajaran bagi masyarakat. Griya Cerdas Pemilu itu diluncurkan secara resmi pada Jumat (15/9).

Griya Cerdas Pemilu yang keberadaannya memanfaatkan ruang di KPU Cilacap bisa memberi gambaran bahwa politik tak hanya mengandalkan uang. Menurut Tatto, calon yang ingin maju dalam kontestasi pemilu, juga harus memiliki kelebihan lain. “Jadi mereka yang mencalonkan diri, jangan karena memiliki uang bisa menang dalam pemilu. Tetapi memiliki kualitas politik,” katanya, Jumat (15/9)

Menurutnya, dengan mempelajari apa yang ada di Griya Cerdas Pemilu, bisa jadi pembelajaran bagi para calon legislator dan calon bupati dan wakil bupati. Para calon pemimpin itu bisa meningkatkan kualitas anggota dewan serta Bupati dan wakil bupati ke depan.

Bupati mengatakan, Griya Cerdas Pemilu ini juga untuk memotivasi para pemuda untuk menjadi politisi. Agar mereka juga nantinya memiliki keinginan dan berpolitik yang baik di masa depan.

Selain itu juga, bupati mengusulkan jika nantinya para politisi, bahkan Bupati dan lainnya bisa mengajar kepada masyarakat melalui Griya Cerdas Pemilu ini. Sehingga bisa mentransfer ilmu politiknya kepada masyarakat, terutama pelajar.

Ketua KPU Cilacap Sigit Kwartianto mengatakan Griya Cerdas Pemilu ini merupakan tempat untuk pembelajaran demokrasi dan pemilu, dengan memanfaatkan ruangan yang ada di KPU Cilacap.

Griya Cerdas Pemilu ini menampilkan informasi terkait dengan kepemiluan sejak pertama kali pemilu dilaksanakan pada tahun 1955 sampai pemilu terakhir. Informasi ini ditampilkan melalui infografis, maket tempat pemungutan suara (TPS), perpustakaan, ruang audiovisual, ruang diskusi, display kotak-kotak suara dari awal sampai saat ini. Bahkan menampilkan film-film dokumenter kegiatan pemilu selama ini.

Info pemilu yang ditampilkan dengan data yang dimiliki oleh KPU. Data tersebut dicari dari berbagai sumber di Indonesia. Bahkan ada yang didapatkan dari perpustakaan di Belanda.

“Griya Cerdas Pemilu ini sebagai tempat pembelajaran demokrasi dan pemilu. Diharapkan setelah dari sini, menjadi paham, memiliki kesadaran dan menginspirasi bagi pemilih dalam demokrasi,” katanya.

Sasarannya bagi seluruh masyarakat, terutama pelajar, mahasiswa yang merupakan pemilih pemula tetapi tidak menutup kemungkinan bagi masyarakat lainnya. Dia mengatakan, murid SD dan siswa SMP bisa datang ke Griya Cerdas Pemilu dan gratis. “Ada ruang audio visual yang menyetel film-film dokumenter. Kami juga membuka pintu jika nanti ada lembaga lain yang mau mengirimkan film dokumenternya untuk ditampilkan di sini,” katanya. (ale_rafter@yahoo.com)

Komentar

komentar