WAKIL Bupati Cilacap memimpin Rapat lintas sektoral menghadapi arus mudik dan balik di Aula Badan Diklat Cilacap, Kamis (8/6). SATELITPOST/RENNY TANIA

CILACAP, SATELITPOST-Kepolisian Resor Cilacap bakal menyiapkan pos pengamanan, pelayanan pos wisata, dan pos terpadu selama Lebaran mendatang. Sedikitnya ada 13 pos yang akan di sebar di beberapa titik rawan, selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Total ada 13 pos, terdiri dari 8 pos pengamanan, satu pos pelayanan, tiga pos wisata, dan satu pos terpadu,” kata Kepala Kepolisian Resor Cilacap, Ajun Komisaris Besar Polisi Yudho Hermanto SIK, pada rapat lintas sektoral Pemkab Cilacap dalam rangka Persiapan Pam Hari Raya Idulfitri 1438 H dan Operasi Ramadniya Candi 2017, di aula Badan Diklat, Kamis (8/6).

Pos pengamanan ini kata dia, akan di tempatkan di Majenang, Karangpucung, Sidareja, Rawaapu, Jeruklegi, Terminal Cilacap, Pam Kroya, dan Jetis. Sementara pos wisata berada di Widarapayung, Teluk Penyu, dan pantai Sodong. Sementara pos pelayanan bakal ada di Wanareja, Mergo Dayeuhluhur, dan Cukangleleus, serta satu pos terpadu di Sampang.

“Pos pelayanan ditempatkan di lokasi yang diprediksi menjadi titik lelah para pemudik dari wilayah Jawa bagian barat atau Sumatera. Pos itu disiapkan untuk istirahat,” kata Kapolres.

Selain beberapa pos tersebut, Polres Cilacap juga menyiapkan tim pengurai kemacetan selama arus mudik dan balik. Menurutnya, akan ada 60 petugas yang ditugaskan di lima titik rawan kemacetan seperti di daerah Cimanggu, Wanareja.

“Tugas mereka bergerak untuk mengurai kemacetan. Masing-masing tim akan dibekali mobil dan sepeda motor, sehingga mobilitas tim untuk mengurai kemacetan lebih optimal,” katanya.

Selain itu, Polres Cilacap juga menyiapkan crime solver atau tim antisipasi kejahatan jalanan. Ada 25 personil bersenjata lengkap yang disiapkan dan ditempatkan di tiga titik, yakni wilayah barat, Cilacap, dan Timur.

Sementara itu, Wakil Bupati Cilacap, Akhmad Edi Susanto mengatakan, posko simpatik sepanjang jalur mudik yang akan melibatkan segenap pihak, harus dioptimalkan penggunaannya. Sehingga bisa memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan, dan pemudik.

Selain itu pemerintah daerah juga harus memastikan ketersediaan dan pengendalian harga barang kebutuhan pokok selama hari raya Idulfitri. Mulai dari sembako, BBM, dan gas elpiji. (ale)

Komentar

komentar