BANYUMAS, SATELITPOST-Upaya meminimalisir pergerakan massa yang berpotensi menimbulkan konflik dan pelanggaran hukum sebagai imbas konflik kemanusiaan di Rakhine, Myanmar terus digencarkan oleh jajaran polsek-polsek di Banyumas.

Baru-baru ini, Polsek Rawalo melaksanakan patroli sambang tokoh agama. Dalam kegiatan kali ini, Polsek yang diwakili oleh Kepala SPK II Polsek Rawalo, Aiptu Nakim beserta anggota melaksanakan patroli sambang ke keiaman Kyai Koesnadi. Dia merupakan pengasuh TPQ Islaqhul Aqhlaqiyah LDII Kecamatan Rawalo.

Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah SH SIK MHum melalui Kapolsek Rawalo AKP Sumidi mengatakan, patroli sambang ini memang sengaja digelar untuk mengantisipasi konflik. Khususnya untuk menyampaikan pesan-pesan agar warga Rawalo tak ambil bagian dalam Aksi Bela Muslim Rohingnya di Brobudur Magelang Jawa Tengah, Jumat (8/9).

“Kami melakukan sambang tokoh agama guna mencegah aksi umat muslim Banyumas khususnya Rawalo bela Rohingnya serta tidak terpengaruh dengan berita provokatif yang beredar,” ujar dia.

Selain itu, Kapolsek Rawalo menghimbau kepada pengasuh Ponpes, TPQ, dan tokoh agama agar bisa mendinginkan suasana. Paling tidak, tokoh agama diminta untuk ikut serta mencegah provokatif yang dapat memecah belah kerukunan umat beragama.

Di tempat lain, Kapolsek Patikraja, AKP Sunarto SH memilih untuk langsung turun ke bawah dalam melaksanakan kunjungan atau silahturahmi ke tokoh agama dan organisasi Islam yang berada di wilayahnya. Langkah ini juga dilakukan sebagai bentuk antisipasi pemberangkatan massa ke Candi Borobudur.

“Kami himbau tetap berada di wilayah Patikraja saja, cukup kita berdoa bersama-sama mudah-mudahan kejadian yang menimpa muslim Rohingnya di Myamar segera terselesaikan jangan sampai terjadi kembali di negara-negara yang lain,” kata Kapolsek.(pan)

Komentar

komentar

BAGIKAN