BUPATI Tasdi menjadi pemimpin upacara pada peringatan Hari Kesehatan Nasional 2017 dalam kondisi hujan di Halaman Pendapa Dipokusumo, Senin (13/11).SATELITPOST/AMIN WAHYUDI

PURBALINGGA, SATELITPOST-Kegiatan apel pagi di halaman Pendopo Dipokusumo merupakan hal yang biasa. Namun, pemandangan berbeda pada  apel peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN), Senin (14/11).

Meski diguyur hujan cukup lebat, upacara yang dipimpin Bupati Purbalingga H Tasdi SH MM tetap berjalan.

Hujan turun ketika bupati sedang membacakan sambutan tertulis dari Menteri Kesehatan RI. Bupati sempat menawarkan upacara pindah di dalam Pendopo. Tetapi, sebagian besar peserta upacara yang berasal dari jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes), tetap sepakat melanjutkan upacara di bawah guyuran hujan. Selain itu, upacara itu juga diikuti para penerima SK kenaikan pangkat.

“Upacara mau pindah ke Pendopo atau tetap lanjut di sini?” Kata Tasdi, kemarin.

Dalam pidatonya, Tasdi menyampaikan rasa bangga pada para ASN yang menunjukan semangatnya. Diharapkan, semangat tersebut juga bisa ditunjukan pada kinerjanya sehari-hari. “Ini menunjukan jiwa tangguh, semangat untuk mengabdi pada negara serta membangun Purbalingga,” ujar Tasdi.

Peringatan HKN ini, diharapkan bisa menjadi bahan renungan para ASN bidang kesehatan. Peningkatan IPM di Purbalingga, diharapkan bisa terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Terimakasih atas kinerjanya selama ini, angka kematian bayi dan angka kematian ibu melahirkan menurun. Ini memberikan kontribusi pada IPM. Terus ajak masyarakat untuk hidup sehat,” kata dia.

Selain peringatan HKN, pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan SK kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2017. ASN golongan III/d ke bawah sebanyak 275 orang. Sedangkan 254 di antaranya telah mendapatkan persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan telah ditandatangani bupati.

“Dari 275 ASN, 15 di antaranya tidak memenuhi syarat, dan 6 berkas tidak lengkap,” ujarnya.

Kenaikan pangkat juga dilakukan kepada 25 ASN golongan IV/a dan IV/b yang telah mendapatkan persetujuan dari BKN dan ditandangani Gubernur Jateng. Sementara itu, ada 3 ASN dari golongan ruang IV/c dan IV/d, sedang dalam proses di sekretariat negara.

“Kenaikan pangkat ini sebagai penghargaan, maka baru akan bernilai ketika diikuti dengan peningkatan kinerja,” kata Tasdi.

Selain penyerahan SK kenaikan pangkat, dilaksanakan juga penyerahan sertifikat akreditasi Puskesmas dan Penyerahan lomba HKN. Puskesmas Karangtengah dan Karanganyar mendapatkan akreditasi Utama. Puskesmas Serayu Larangan, mendapatkan akreditasi Madya. Sedangkan Puskesmas Kutasari dengan akreditasi Dasar. (min/adv)

Komentar

komentar