KEPALA Dinhub Purbalingga Yonathan menyerahkan sample urine kepada petugas Badan Narkoba Nasional (BNN) Kabupaten, Selasa (14/11).SATELITPOST/AMIN WAHYUDI

PURBALINGGA, SATELITPOST – Lebih dari 80 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari dua dinas si Kabupaten Purbalingga secara mendadak dites urine oleh Badan Narkotika  Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga, Selasa (14/11). Dari hasil pemeriksaan tersebut, diketahui dua ASN masing-masing dari Dinhub dan BKPPD terdeteksi positif konsumsi BZO. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap peredaran narkoba di kalangan ASN.

Kasi Rehabilitasi BNN Purbalingga Wahyu Eni Pujiastuti mengatakan tes urine dilaksanakan di Dinas Perhubungan dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD). Ada 43 ASN Dinhub dan 39 ASN BKPPD, yang dilakukan tes urine. Diketahui 2 orang positif BZO.

“Dua orang satu dari Dinhub dan satu dari BKPPD yang positif, namun setelah dikonfirmasi, orang tersebut sedang mengonsumsi obat resep dokter,” katanya, Selasa (14/11).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi peredaran penyalahgunaan narkotika. Khususnya di kalangan pegawai pemerintah. Mengingat persebaran narkoba saat ini sudah masuk ke segala lini dan elemen masyarakat. “Tes yang kami lakukan sebagai upaya preventif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinhub Purbalingga Yonathan menyampaikan pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut. Sehingga nantinya bisa diketahui, jika ada pegawai yang mengonsumsi narkoba. Dikhawatirkan pegawai yang mengonsumsi akan berdampak pada kinerjanya. “Tidak masalah, saya sangat mendukung, karena jika mengonsumsi narkoba ditakutkan akan berdampak pada penurunan kinerja,” ujarnya. (min)

Komentar

komentar

BAGIKAN