PURBALINGGA, SATELITPOST-Rekanan pembangunan jalan dan Jembatan Kali Gintung pada Ruas Jalan Pepedan – Tegalpingen (Karangmoncol – Pengadegan), PT Ghaitsa Zahira Shofa, memastikan pembangunan proyek tersebut akan selesai tepat waktu. Saat ini, pekerjaan yang tengah dilaksanakan adalah pemasangan base plat yang berjumlah empat buah. Saat pemasangan base plat kedua, Senin (13/11) siang, Bupati Purbalingga H Tasdi SH MM melihat secara langsung kegiatan itu.

“Kami optimistis pekerjaan pembangunan jembatan ini akan selesai tepat waktu sesuai kontrak pekerjaan,” kata Presiden Direktur PT PT Ghaitsa Zahira Shofa, Doni Eriawan di sela-sela peninjauan oleh Bupati Tasdi beserta rombongan pada lokasi pembangunan proyek di sisi Selatan di Desa Tegalpingen, Kecamatan Pengadegan.

Bupati Tasdi mengatakan, dengan sejumlah material yang sudah jadi dan didatangkan dari Jakarta, pemasangannya diharapkan segera dikebut. “Saya berharap, material jembatan yang telah sampai, agar segera dirakit, dan dipasang. Saya berharap pembangunannnya akan tepat waktu, tepat mutu dan tepat manfaat. Bulan Desember 2017, jembatan sudah jadi, dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Tasdi.

Saat melakukan peninjauan yang didampingi Asisten Pembangunan Ir Sigit Subroto, MT, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPU PR), Ir Setiyadi MSi dan sejumlah pejabat lainnya, Bupati Tasdi mencermati satu persatu pekerjaan mulai dari pemasangan baut pelengkung segmen dan juga pemasangan base plat.

Kepala Dinas PU PR, Ir Setiyadi MSi mengatakan, untuk pembangunan abutmen dan pilar jembatan sudah selesai digarap. Pekerjaan yang tengah dilakukan adalah pemasangan base plate dengan pengaku dan pelengkung segmen I sepanjang 31 meter. “Untuk dua material tersebut sudah berada di lokasi proyek dan tengah dikerjakan untuk dirakit dan dipasang,” kata Setiyadi.

Setiyadi mengatakan, anggaran proyek pembangunan Jembatan Tegalpingen sebesar Rp 28,6 miliar yang sumber dananya dari Bantuan Gubernur (Bangub). Sesuai dengan kontrak pekerjaan, pembangunan akan diselesaikan pada tanggal 5 Desmber 2017. “Jika melewati batas waktu kontrak, tentunya rekanan akan dikenai denda. Namun, kami tetap berharap, rekanan akan mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu,” kata Setiyadi.(min)

Komentar

komentar

BAGIKAN