PURBALINGGA, SATELITPOST-Tangis haru mewarnai kepulangan 351 jemaah haji kloter 2 asal Purbalingga, Jumat (8/9) dinihari WIB. Meski sempat tertunda selama tiga jam karena keterlambatan kedatangan pesawat, namun mereka tiba di Halaman Pendapa Dipokusumo dengan selamat. Hanya saja, ada dua jemaah yang harus dibawa pulang menggunakan ambulans, dan satu jemaah masih harus dirawat di RS Arab Saudi.

“Kita bersyukur, meski terlambat mendarat namun jemaah haji dalam kondisi baik. Satu orang masih harus dirawat di rumah sakit Arab Saudi dan dua jemaah harus dibawa pulang menggunakan ambulans, karena kondisi yang tidak memungkinkan,” kata Bupati Tasdi, kemarin.

Sementara itu, Kasi Penyelenggara Haji Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga Muklis Abdilah mengatakan, jemaah haji Kabupaten Purbalingga tahun 2017 sebanyak 813 jemaah terdiri dari jemaah haji kloter 2 sebanyak 351, kloter 43 sebanyak 339 jemaah, kloter 44 sejumlah 119 ditambah kloter tambahan yang tergabung dalam kloter 95 sebanyak 2 jemaah.

Untuk kloter 2, lanjutnya, jemaah yang sudah pulang dan sejumlah 350 orang. Satu orang masih tertinggal di Jeddah, Arab Saudi karena masih harus rawat inap di rumah sakit. “Yang masih tertinggal atas nama Achmad Sohari dari Desa Karangcengis Bukateja,” kata Mukhlis.

Jemaah haji Purbalingga yang meninggal dunia di Arab Saudi, tambahnya, sebanyak dua orang  masing-masing Indriyani, jemaah haji kloter 2 dari Sokawera dan satunya Tobari jemaah kloter 43 asal Karanganyar.

Jika tidak ada halangan, sesuai rencana untuk pemulangan jemaah haji kabupaten kloter 43 dan 44 akan dilakukan pada Rabu (20/9). Jika tak ada perubahan atau keterlambatan, jemaah haji kloter 43 akan tiba di Bandara Adi Sumarmo, Rabu (20/9) pukul 18.00 sedangkan kloter 44 pada hari yang sama pukul 21.10 WIB. (min)

Komentar

komentar