SISWA mengikuti permainan edukatif dipandu anggota TNI koramil 04 Karangkobar, Kodim 0704 Banjarnegara di SMPN 2 Karangkobar, Sabtu (11/11).

KARANGKOBAR,SATELITOST-Membentuk sebuah tim dan rasa saling merhargai serta kepedulian sesama dapat dilakukan dengan berbagai cara, termasuk melalui outbond seperti yang dilakukan SMPN 2 Karangkobar baru-baru ini.

Kegiatan di luar ruangan bagi kalangan pelajar sangat penting, selain itu outbond ini juga dapat melatih keterampilan, kedisiplinan, ketangkasan, kebersamaan serta kekompakan akan tertanam pada setiap peserta. Outbond juga dapat melatih diri untuk menghilangkan rasa egois individu perorangan dan selalu menjaga jiwa korsa yang positif.

Kepala SMP Negeri 2 Karanggondang Sri Wahyana mengatakan, kegiatan outbond yang diikuti oleh 294 siswa ini bekerja sama dengan TNI Kodim 0704 Banjarnegara melalui koramil 04 Karangkobar. Outbond menjadi bagian penting dalam menciptakan karakter siswa, sebab mereka adalah generasi penerus yang harus memiliki kepribadian serta dapat membangun kebersamaan melalui kegiatan ini.

“Kami berterimakasih dengan jajaran TNI dari Koramil 04 Karangkobar, jalinan kerjasama dengan jajaran TNI ini tidak hanya kali ini, tetapi kami selalu berkoordinasi dalam menciptakan generasi muda yang mandiri dan berkarakter,” katanya.

Sementara itu, Komandan Koramil 04 Karangkobar, Kapten Inf Bambang Aprianto mengatakan, outbond di SMPN 2 Karangkobar ini merupakan bagian dari kegiatan TNI masuk sekolah yang menjadi program dari babinsa.

“Melalui permainan, sebenarnya anak ini sedang belajar, namun mereka tetap menikmati pembelajaran yang dapat dipetik dari kegiatan ini. Outbond juga akan melatih dan mengasah siswa dalam jiwa kepeminpinan, kekompakan, hingga pemecahan masalah bersama,” katanya.

Meski hanya sederhana, outbond ini banyak memiliki manfaat, seperti melalui permainan bola tali, peserta dilatih untuk kompak dan bersabar serta mematuhi aturan dari internal mereka, jika satu saja ada yang tidak kompak, maka bola akan jatuh, kemudian mereka harus berpikir bersama agar masalah serupa tidak terjadi.

“Artinya, peserta dilatih untuk bersama-sama memecahkan masalah, tidak hanya itu jiwa saling menghargai dan menyingkirkan ego juga menjadi bagian penting dalam permainan ini,” katanya. (oel)

Komentar

komentar

BAGIKAN