PENGAJAR memainkan panggung boneka yang digunakan untuk media belajar mengajar hasil karya UPK Rawalo saat Expo Satuan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas di Taman Andhang Pangrenan Purwokerto, beberapa waktu lalu.SATELITPOST/ANANG FIRMANSYAH

PURWOKERTO, SATELITPOST- Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas menggelar workshop Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) bagi pengawas dan kepala SD se-Kabupaten Banyumas di SMK 3 Purwokerto selama dua hari, Senin (13/11) hingga Selasa (14/11).

Dalam workshop tersebut, Dindik Banyumas langsung menghadirkan narasumber dari Tim PPK dari Kementrian Pendidikan di antaranya Prof Dr Sawiji, Prof Dr Wahyu Suhartiningsih, Dr Harmanto, serta Drs Martadi  MMn dari UNS dan Universitas Surabaya.

Kepala Dindik Banyumas, Purwadi Santoso mengatakan workshop tersebut membuktikan keseriusan pemerintah daerah Kabupaten Banyumas dalam mengimplementasikan pendidikan karakter bagi siswa di Banyumas. “Ini merupakan tindak lanjut atas pernyataan yang telah kita tandatangani bersama Mendikbud bulan April yang lalu,” kata dia.

Ia berharap, ‎setelah kegiatan tersebut, peserta dapat menyusun rencana tindak lanjut dalam pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah masing-masing. Selain itu juga sekaligus mensosialisasikan kepada sekolah lain. Sementara itu, satu narasumber Sawiji, mengatakan, ia mengutip pernyataan Kemdikbud, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki karakter  kuat berdampingan  dengan kompetensi yang tinggi yang tumbuh dari pendidikan yang menyenangkan. “Oleh karena itu pendidikan kita harus fokus pada pendidikan karakter dan pembentukan kompetensi,” katanya.

Peran guru menurut dia, yakni untuk mengimplementasikannya di sekolah. Makanya, sosok guru harus menjadi figur yang baik dan menyenangkan di sekolah. (alf)

Komentar

komentar