KAPOLRES Banjarnegara, AKBP Nona Pricillia Ohei saat mengunjungi Galuh Amanah, penderita kanker mata di rumahnya di Desa Panggisari Lor RT 06 RW 01 Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (6/9).

Galuh Amanah (2) penderita penyakit retina blastoma (kanker mata). Kondisi warga Desa Panggisari Lor RT 06 RW 01 Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara ini semakin mengkhawatirkan. Meski sudah menjalani operasi hingga dua kali, kondisi kepala Galuh semakin membengkak.

Putra kedua pasangan almarhum Narim dan Kustanti ini sebenarnya sudah menjalani operasi dua kali di RS Margono sebelum Lebaran kemarin. Bahkan, hingga saat ini pasien juga masih menjalani terapi kemo di RS Sardjito.

“Kondisiya masih sepert ini, padahal sudah terapi sampai lima kali di RS Sardjito. Kami berharap anak kami ini bisa segera membaik dan normal seperti teman yang lain,” kata Kustanti.

Menurutnya, kondisi fisiknya terus menurun, termasuk kepalanya yang juga membengkak. Keterbatasan ekonomi membuat dirinya hanya bisa pasrah dan berusaha semaksimal mungkin demi kesembuhan anak keduanya.

“Saya ingin anak saya sembuh, berbagai cara kami lakukan untuk kesembuhannya, termasuk harus bolak balik Yogya-Banjarnegara untuk menjalani terapi,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei saat mengunjungi rumah Galuh mengatakan, musibah yang dialami keluarga Kustanti memang cukup berat, setelah ditinggal suaminya. Dia harus menjalani hidup sebagai tulang punggung dengan kondisi anaknya yang sakit.

Sebagai bentuk kepedulian, jajaran Polres Banjarnegara melalui program Polisi Tresno mencoba mengunjungi dan memberikan bantuan serta doa agar Galuh dapat segera ditangani dan pulih. “Bantuan ini memang tidak seberapa, namun setidaknya bisa sedikit membantu. Yang paling penting doa dari kami untuk kesembuhan Galuh terus dilakukan,” ujarnya. (maula)

Komentar

komentar

BAGIKAN