SUMPIUH, SATELITPOST-Jalan Raya Sumpiuh dilihat dari kondisi jalannya yang rata dan lebar mungkin tak terkesan berbahaya. Namun, dengan banyaknya volume kendaraan yang melintasi jalur tersebut, bilangan yang membelah pusat Kecamatan Sumpiuh ini tetap memiliki potensi bahaya kecelakaan lalu lintas.

Kecelakaan yang menimpa dua orang pengendara motor di sekitaran Mapolsek Sumpiuh beberapa waktu lalu layak dijadikan sebuah pelajaran. Pengendara sepeda motor tersebut menabrak sebuah truk milik TNI AU yang tengah berhenti di pinggir jalan.

Akibat kejadian ini, dua orang pengendara sepeda motor Yamaha NMAX bernomor polisi B4393TOL tewas di lokasi kejadian. Korban tewas dalam peristiwa tersebut adalah Haryadi Purnomo Putro dan Muhammad Fahriansyah.

Haryadi tewas di tempat kejadian setelah menderita luka parah di bagian kepala, patah tulang leher, dan patah di kaki kanannya. Sementara korban kedua sebenarnya sempat dilarikan ke Puskesmas 1 Sumpiuh untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, korban tak bisa diselamatkan lantaran pendarahan kepala yang parah.

Juli (40) yang kebetulan berada di lokasi kejadian menceritakan kronologi peristiwa nahas tersebut. Saat itu, ia yang sedang berdiri di pinggir jalan melihat pengendara sepeda motor melaju cepat dari arah barat. “Beberapa meter sebelum lokasi, saya melihat motor oleng ke kiri, sampai turun dari badan jalan dan menabrak bemper truk sebelah kiri,” kata dia.

Meski sudah menabrak, motor tak lantas berhenti. “Setelah menabrak tidak berhenti, motornya masih jalan dan tercebur ke saluran irigasi setelah menabrak jembatan pintu masuk gudang air mineral,” ujar Juli.

Aiptu Suratman, Kepala SPK Polsek Sumpiuh, yang sedang bertugas juga sempat menceritakan kejadian ini. Menurutnya, dari keterangan beberapa orang saksi, kecelakaan tersebut diduga terjadi karena pengendara sepeda motor mengantuk.

Sementara itu, Kapolsek Sumpiuh, AKP Sardjupri SH mengatakan, kejadian tersebut langsung ditangani oleh kepolisian setempat. Namun, karena kejadian tersebut melibatkan kendaraan milik TNI AU dengan nomor 8316-I, jajarannya akan mencoba untuk berkoordinasi dengan Denpom V/I Purwokerto.

Melihat kejadian ini, Kapolsek mengatakan, semua pengendara yang melintas di jalur tersebut harus sangat berhati-hati.  “Jangan memaksakan diri apabila sudah merasa mengantuk, beristirahatlah di lokasi yang sekiranya aman,” ujar AKP Sardjupri.(pan)

Komentar

komentar

BAGIKAN