Ilustrasi

PURBALINGGA, SATELITPOST – Memasuki musim penghujan masyarakat diminta untuk tetap meningkatkan  kewaspadaan,  karena intensitas curah hujan yang tinggi beberapa hari ini mengakibatkan rawan longsor.

Longsor pernah terjadi antara lain di Desa Sanguwatang, Purbasari dan Karangjambu Kecamatan Karangjambu. Kejadian serupa juga terjadi di Desa Palumbungan, Kecamatan Bobotsari.

Meskipun kasus longsor belum menimbulkan korban jiwa dan kerugian material , namun

masyarakat diminta untuk tetap waspada “Untung saja, longsor tersebut skalanya masih kecil sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa atau kerugian material,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten

Purbalingga, Muhsoni, Selasa (3/10).

Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga, Satya Giri Podo mengatakan, longsor bisa saja terjadi

mengingat saat ini hujan sudah sering turun. Dari data Badan Metreologi, Klimatologi dan

Geofisika (BMKG), Purbalingga sudah masuk musim penghujan dengan curah hujan normal,

menengah , sampai tinggi.

“Musim hujan sudah masuk sejak dasarian pertama bulan ini. Hujan turun dengan intensitas

normal hingga tinggi, bisa saja terjadi pada bulan ini hingga beberapa bulan ke depan. Adapun puncaknya pada Desember sampai Januari nanti,” katanya.

Untuk diketahui, di Kabupaten Purbalingga terdapat tujuh kecamatan rawan longsor, yakni

Kecamatan Karangjambu, Kertanegara, Karangreja, Karangmoncol, Bobotsari, Rembang dan

Karanganyar. Lokasi rawan longsor sebagian besar berada di wilayah Purbalingga utara karena melihat wilayahnya yang berupa perbukitan dan pegunungan

Pihaknya mengimbau kepada kepala wilayah baik kecamatan, kelurahan maupun desa untuk

tetap waspada menghadapi bencana longsor tersebut. Langkah antisipasi yang bisa dilakukan yaitu memberikan pemahaman jika hujan turun dengan intensitas tinggi dan berlangsung lama, maka masyarakat di dekat titik rawan longsor harus meningkatkan level kewaspadaan.

Jika memungkinkan segera bergeser atau berpindah lokasi ke tempat yang lebih aman.

Selain itu hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung lama dapat menimbulkan banjir. Hujan disertai angin ribut juga akan terjadi memasuki musim penghujan. BPBD tidak bisa memprediksi secara pasti wilayah mana yang rawan angin ribut.

Namun dari catatannya, angin ribut pernah menyerang wilayah Kecamatan Purbalingga, Kutasari, Bojongsari, Padamara, Karanganyar, Karangmoncol, Karangreja, Rembang, Bobotsari dan Mrebet. (cr)

Komentar

komentar