Ratusan warga Desa Serang terlihat kompak mengarak 777 lodong (wadah air dari bambu, red) berisi air Sikopyah dalam agenda tahunan Festival Gunung Slamet, di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, beberapa waktu lalu.

Agenda yang digelar untuk ketiga kalinya itu, diawali dengan pengambilan air di sumber mata air Sikopyah kemudian diarak ratusan warga. Tetua Desa Serang, Syamsuri mengatakan, air yang sudah diarak dikumpulkan dan disemayamkan di Kantor Kepala Desa Serang.

Air tersebut akan diruwat, kemudian dibagikan kepada warga untuk berbagai hajat. Biasanya warga akan berebut untuk mendapatkannya. Beberapa meyakini jika air ini bisa membuat seseorang awet muda.

Festival Gunung Slamet diadakan sebagai wujud rasa syukur manusia kepada Tuhan. Atas semua rizki yang telah dilimpahkan, berupa kesuburan dan hasil bumi yang melimpah.(*)